Home - Balita - Perawatan Balita / 5 Oktober 2016 / Redaksi

Bolehkah Anak Belajar Dua Bahasa?

 

Moms, akhir-akhir ini banyak orang tua yang berbicara 2 bahasa pada anak-anaknya yang masih kecil, misalnya bahasa Inggris. Harapannya tentu agar anak dapat lebih mudah menguasai bahasa-bahasa tersebut. Walaupun tujuannya baik, namun ada beberapa hal yang harus Moms cermati dalam mengajarkan anak 2 bahasa. Berikut hal-hal yang harus Moms lakukan agar anak lancar berbicara 2 bahasa.

 



1. Mulai Sejak Dini

Anda dapat memulai hal ini saat anak berusia 2–3 tahun. Pada usia tersebut, anak mulai mengenal pola bicara yang sudah didengarnya sejak lahir. Kemampuan mendengar perbedaan pengucapan juga sangat tajam saat usianya di bawah 3 tahun, seperti dikutip dari Parents.com.

 

2. Pastikan Anak Tidak Terlambat Bicara

“Kalau anak sudah berusia 2 tahun dan sudah menguasai 20 sampai 50 kata, artinya ia tidak mengalami speech delay dan bisa diajari 2 bahasa,” jelas psikolog Anas Satriyo saat ditemui di Mother&Baby Fair 2016 beberapa waktu lalu di Jakarta.



 

3. One Person One Language

Usahakan agar 1 orang tua menggunakan 1 bahasa. Jika Anda ingin anak belajar bahasa Inggris atau Mandarin, maka Anda harus selalu berbahasa Inggris saat berbicara dengannya. Sementara itu, suami dapat berbicara dalam bahasa Indonesia. “Ini penting untuk membentuk peta bahasa pada anak,” ujar Anas.

 

4. Maklum Pada Kesalahan

Wajar jika anak bingung dengan beberapa kata, kemudian menggunakannya dalam 1 kalimat. Jangan khawatir dengan hal itu, Moms! Ia akan dapat membedakannya dengan cepat nanti. (Nadia/TW/Dok. M&B UK)

 

 


RELATED ARTICLE

Ayo, Ajak Anak Bermain!

Solusi Anak Kecanduan Gagdet

Bolehkah Balita Belajar Baca Tulis?

OTHER ARTICLES

Efek Vakum pada Ibu Melahirkan

5 Mitos dan Fakta Mengenai Kecerdasan Newborn

15 Cara untuk Mencegah Speech Delay pada Anak

Tips Menyimpan Buah agar Matang Maksimal

Hati-Hati! Balita Juga bisa Alami Bulimia lho, Moms