Mother&Baby Indonesia
Kehilangan Gairah Seksual setelah Istri Melahirkan

Kehilangan Gairah Seksual setelah Istri Melahirkan

Setelah menemani istri Anda melahirkan Si Kecil, wajar saja kalau Anda merasa iba dengan perjuangannya yang begitu hebat. Namun kemudian rasa iba itu bisa berubah menjadi hilangnya gairah seksual. “Menyaksikan proses demi proses kelahiran bayi saya membuat gairah seksual saya hilang,” ujar Rio, seorang ayah baru.

 

Padahal, menurut Heidy Murkoff, penulis buku What to Expect When You're Expecting, penyebab masalah seksual Anda mungkin tidak berkaitan dengan pengalaman Anda menyaksikan istri Anda melahirkan. Menurutnya, hampir semua ayah baru merasakan kelesuan jiwa dan raga setelah kelahiran (dan tidak ada yang salah jika Anda tidak merasakannya) karena banyak alasan yang bisa dipahami, misalnya:



1. Kelelahan

Anda takut mengajak istri bercinta karena khawatir ia sudah terlalu lelah mengurus bayi

 

2. Interupsi

Anda khawatir bayi Anda akan terbangun ketika Anda dan istri tengah asyik bercumbu mesra.

 

3. Belum Pulih

Jika mengajak istri bercinta, Anda cemas akan menyakitinya karena mungkin istri belum benar-benar pulih.

 



4. Kurang Energi

Walau sebenarnya masih berenergi, namun Anda khawatir Anda dan pasangan akan kehabisan energi fisik dan mental karena fokus merawat Si Kecil.

 

Semua ketakutan di atas itu memang wajar saja terjadi, namun perasaan Anda mungkin juga dipengaruhi oleh peningkatan kadar hormon wanita dan penurunan kadar hormon testosteron (bersifat sementara). Perlu diketahui, baik pada wanita maupun pria, hormon testosteron itulah yang menyulut hasrat seksual.

 

“Mungkin inilah cara alam agar para suami dapat ikut menjadi pengasuh bayi mereka, dan tidak terlalu memikirkan hal-hal yang berhubungan dengan aktivitas seksual ketika bayi mereka baru tiba di rumah,” ujar Murkoff.

 

Tidak hanya Anda, istri Anda juga mungkin merasa belum siap untuk berhubungan intim kembali, baik secara fisik maupun mental. Lalu berapa lama waktu yang diperlukan untuk bisa bermesraan kembali? Jawabannya sangat luas. Ada pasangan yang hanya butuh 2-6 minggu, ada juga yang harus menunggu 6 bulan sebelum gairah seksual mereka kembali membara. Namun, pastikan Anda sudah mengikuti 'lampu hijau' dari dokter ya, Dads!

 

Sementara menunggu, Murkoff menyarankan agar Anda memberikan banyak perhatian untuk istri Anda. Hal itu pasti sangat dibutuhkannya, sebab wanita yang baru melahirkan biasanya merasa bahwa dirinya tidak lagi menarik bagi suaminya. Jadi, meskipun ia atau Anda belum bergairah lagi untuk berhubungan intim, namun mendengar “aku sayang kamu” atau “kamu tetap cantik” tentu dapat membuat istri bergairah kembali. (Tiffany/Dok. M&B UK)



Tags: seks,   gairah,   seksual,   mesra,   intim,   harmonis,   pasangan,   melahirkan,   persalinan,