Mother&Baby Indonesia
Anak Tewas di Seluncur Air Tertinggi di Dunia

Anak Tewas di Seluncur Air Tertinggi di Dunia







 

 

Caleb Schwab, 10, tewas hari Minggu (7/8) di Kansas, Amerika Serikat, setelah bermain di seluncuran tertinggi di dunia. Polisi masih menyelidiki kejadian ini. Caleb diduga tewas karena cidera di bagian leher.



 

Kecelakaan ini terjadi di Schlitterbahn Water Park, sebuah taman air di Kansas. Caleb, anak anggota parlemen Scott Schwab, menaiki atraksi seluncuran air bernama Verruckt bersama 2 perempuan yang mengalami cidera ringan.

 

Verruckt, yang berarti gila dalam bahasa Jerman, adalah seluncuran air tertinggi di dunia dengan total tinggi 51 meter atau setara dengan 17 lantai. Seluncuran ini lebih tinggi dari air terjun Niagara dan patung Liberty. Wahana ini dibuka tahun 2014 setelah ditunda beberapa kali karena kesalahan teknis yang membuat rakit terhempas dari jalur dan terlempar keluar.

 



Beberapa pengunjung mengatakan bahwa pengamanan wahana tersebut tidak berfungsi normal pada hari itu. “Seseorang di depan saya mengatakan bahwa sabuk pengaman tidak berfungsi secara normal selama ia menaikinya,” ujar Jessica Lundquist, salah satu pengunjung taman air itu, seperti dikutip dari CNN.com.

 

Tinggi minimal untuk menaiki Verruckt adalah 54 inch atau 137 cm. Belum jelas apakah Caleb memenuhi syarat tersebut. Taman air ini ditutup sampai Rabu. Namun, Verruckt belum dapat digunakan demi kepentingan penyelidikan.

 

Pihak Schlitterbahn Water Park mengatakan bahwa semua wahana yang ada sudah melalui inspeksi harian dan kejadian ini masih dalam penyelidikan polisi. (Nadia/TW/Dok. CNN.com, Schlitterbahn.com) 



Tags: kecelakaan








Cover Januari - Februari 2020