Home - Kehamilan & Persalinan - Persalinan / 24 Januari 2016 / Redaksi

Mengatasi Timbulnya Keloid Pasca Caesar

Bekas luka yang menjadi keloid memang kerap membuat Anda tidak nyaman. Menurut dr. Taufik Jamaan, Sp.OG, keloid merupakan suatu reaksi kulit terhadap peradangan karena trauma. Pada kulit sensitif, reaksi yang timbul bisa berupa jaringan parut.

 

Orang dengan kulit sensitif akan mengalami proses pembentukan jaringan kulit baru secara berlebihan. Kulitnya pun tumbuh menumpuk melebihi permukaannya. Bekas luka ini bisa menjadi keloid, karena kulit mengalami iritasi atau sering tergesek dengan benda lain yang merangsang reaksi radang. Faktor pemicu lainnya adalah faktor genetik atau bakat keloid.



 

Muncul atau tidaknya keloid juga bergantung pada teknik operasi, serta pemilihan benang untuk proses penjahitan. Benang yang dipilih harus yang bersifat absorbable, mudah diserap, dan tidak menimbulkan reaksi berlebihan pada jaringan kulit. Setelah luka kering sekitar 2 minggu hingga 1 bulan, keloid biasanya sudah bisa dideteksi. Daerah pinggir kulit bekas luka akan berwarna kemerahan dan menonjol di sepanjang luka bekas jahitan.



 

Untuk mencegah keloid pasca Caesar, dokter akan melakukan teknik operasi sesederhana mungkin. Penjahitan dilakukan menggunakan benang yang mudah diserap, kemudian Anda diberikan antibiotik. Lama pengobatan dengan antibiotik biasanya 7-10 hari setelah operasi. Ada pula obat jenis kortikosteroid yang berfungsi untuk menekan reaksi peradangan yang timbul pada daerah pinggir luka dan memperkecil risiko timbulnya keloid. (Lydia Natasha/DC/Dok. M&B UK)

 

 


RELATED ARTICLE

Diastasis, Celah pada Perut Pasca-Persalinan

Ingin Kembali Langsing? Lakukan Ini di 6 Minggu Pasca-Persalinan!

Serba-serbi Back Labor

OTHER ARTICLES

Awas Nyamuk Ganas! Ini 10 Fakta Japanese Encephalitis

Kenapa Area Puting Menghitam saat Hamil? Ini Jawabannya

Ini yang Diperiksa Dokter pada Bayi di Tahun Pertama

Mengenal Urtikaria, Penyakit Biduran pada Anak

Menu Sehat dan Praktis untuk Sahur