Mother&Baby Indonesia
Tips Lancar ASI untuk Ibu Bekerja

Tips Lancar ASI untuk Ibu Bekerja

Moms, apakah Anda ibu bekerja? Jika ya, jangan sampai alasan pekerjaan membuat Anda tidak lagi memberikan ASI eksklusif kepada Si Kecil. Pasalnya, ASI mengandung berbagai nutrisi terbaik untuk bayi yang harus diberikan setidaknya hingga ia berusia 6 bulan. Ada banyak cara yang bisa Anda siasati untuk tetap memberikan ASI meskipun bekerja kok, Moms!

 

"Jangan pernah mencoba berhenti menyusui Si Kecil dengan alasan apapun. Apalagi, sekarang sudah banyak kemudahan yang bisa dilakukan supaya ia tetap mendapatkan ASI eksklusif dari Anda, seperti freezer untuk menyimpan ASI, kurir ASI, ataupun alat pompa ASI yang sangat mudah digunakan di mana saja," ujar dr. Dini Adityarini, Sp.A, dalam talk show mengenai "Keajaiban ASI" persembahan Sleek Baby di M&B Fair 2015 Surabaya hari ini (5/9).



 

Berikut beberapa tips yang disampaikan dr. Dini, agar Anda bisa tetap menyusui Si Kecil meski harus bekerja:

 

1. Siapkan hati. Kunci utama untuk sukses memberikan ASI meskipun bekerja adalah hati yang tulus. Jadi, niat dan kesungguhan harus tetap Anda jaga ya, Moms!

 

2. Piranti pumping. Breast pump atau memerah payudara secara manual bisa Anda lakukan dengan mudah asalkan seluruh alat pendukung yang dibutuhkan tersedia. Pilih piranti pumping yang membuat Anda nyaman. Ingat! Perah ASI Anda di tempat yang higenis dan jangan di toilet atau tempat umum lainnya.

 

3. Keluarkan ASI sesering mungkin. Moms, jangan pernah takut kehabisan ASI, karena seberapa pun ASI yang Anda keluarkan akan kembali diproduksi dengan jumlah yang sama.



 

4. Siapkan freezer khusus. Simpan ASI di tempat yang bersih dan tidak dicampur dengan bahan makanan lainnya. ASI bisa tahan hingga 6 bulan sampai 1 tahun jika disimpan di pendingin khusus.


Baca juga: Cara Menyimpan ASI Perah yang Tepat


5. Berikan ASI secara langsung sebelum berangkat dan setelah pulang bekerja.  Hal ini berguna untuk menjaga bonding dengan Si Kecil dan meningkatkan produksi ASI.

 

6. Duduk senyaman mungkin. Saat memerah ASI, carilah posisi duduk yang paling nyaman sambil memikirkan bayi Anda. Sesekali hangatkan payudara, pijat atau usap payudara, dan pijat punggung (minta bantuan suami untuk melakukannya), agar Anda tetap tenang dan nyaman. (Deonisia Arlinta/DC/Dok. M&B)



Tags: asi,   menyusui,   wanita_karir,   ibu_bekerja,   asix










Cover April 2020