Home - Balita - Berita Tentang Balita / 11 September 2015 / Redaksi

Waspada Pelaku Penculikan Anak

Berdasarkan data pemerintahan Amerika Serikat tercatat 1.000 anak per hari terpisah dari orangtuanya. Sementara data dari Komnas anak di Indonesia, pada 2014-2015 terdapat 196 kasus anak yang terpisah dari orangtua dengan 2 rincian, yaitu 6 kasus penculikan bayi dan 40 penculikan anak. Menghadapi hal ini, Anda sebagai ibu tentu khawatir dengan keselamatan buah hati. Tapi tahukah Anda, bahwa tak selamanya orang yang mengintai anak Anda adalah orang asing?

Faktanya, kasus penculikan anak ternyata banyaknya dilakukan oleh lingkungan keluarga sendiri. Penculikan anak dapat terjadi salah satunya karena perceraian dan perebutan hak asuh. Sementara tindakan yang dilakukan oleh pelaku non keluarga di antaranya disebabkan oleh adopsi ilegal, perdagangan anak, kejahatan seksual, masalah ekonomi, ancaman untuk orangtua, hingga faktor gangguan jiwa.

Menanggapi hal itu, Anna Surti Ariani, psikolog, menyarankan orangtua untuk memberikan pengetahuan, pelajaran, dan pemahaman  kepada anaknya, tidak begitu saja percaya dengan orang yang asing baginya. “Kini pun Anda dapat mengatasinya dengan menggunakan teknologi yang dapat membantu Anda untuk mengawasi keberadaan Si Kecil,” ujarnya. (Mutiara R/OCH/Image: Various)





 

 


OTHER ARTICLES

Mengajak Pendidikan Indonesia untuk Berpihak pada Anak

Ini Alasan Balita Terobsesi dan Suka Hal yang Sama

Lakukan Ini untuk Membangun Percaya Diri Bayi Anda!

Mengenal 4 Tipe Bayi, Manakah Tipe Si Kecil, Moms?

Yang Perlu Diperhatikan saat Balita Ikut Lomba 17-an