Mother&Baby Indonesia
Faktor Risiko dan Efek Samping  Placenta Accreta

Faktor Risiko dan Efek Samping Placenta Accreta

Menurut Dr. Yuma Sukadarma, Sp.OG dari RS. Mitra Kemayoran, Jakarta, faktor risiko yang dapat memicu placenta accreta adalah jika ibu hamil pernah dikuret. Bekas kuret atau bekas operasi itu akan menyebabkan plasenta tidak sempurna menempel.

 

Kehamilan yang sering atau mempunyai anak banyak (biasanya lebih dari enam) juga dapat menyebabkan ibu berisiko placenta accreta, karena pada orang yang sering melahirkan kondisi dinding rahimnya akan menjadi tidak terlalu bagus. Kondisi ini akan  membuat pembentukan decidua tidak sempurna dan proses kontraksi tidak terlalu baik.



 

Efek samping yang mungkin timbul jika ibu hamil mengalami kelainan plasenta adalah kemungkinan terjadinya placenta accreta di kehamilan berikutnya. Dokter akan melakukan pengawasan pada pasien yang mempunyai riwayat komplikasi plasenta, apalagi bagi yang mempunyai riwayat perdarahan. Namun, menurut Dr. Yuma, cara pencegahan yang paling baik adalah dengan tidak mempunyai banyak anak. (SDS/Aulia/DT/dok.M&B)



 

BACA JUGA
Apa Itu Placenta Accreta? (1)
Diagnosa Placenta Accreta (2)



Tags: kehamilan,   ibu,   plasenta,   hamil,   rahim,   janin,  










Cover Mei-Juni-Juli 2020