Mother&Baby Indonesia
Alergi dan Si Kecil: Cara Menanganinya (2)

Alergi dan Si Kecil: Cara Menanganinya (2)

Hingga saat ini, belum ada obat atau vaksin yang terbukti ampuh menghilangkan alergi. Anda hanya bisa mencegah dan meringankan gejalanya agar tidak kambuh, sehingga Si Kecil tetap sehat dan aman dari serangan alergi. Berikut langkah-langkah yang harus Anda lakukan.

 

  • Alergi bersifat genetik artinya jika salah satu atau kedua orangtua mengidap suatu alergi, kemungkinan anaknya juga akan memiliki alergi yang sama. Oleh sebab itu, apabila Anda memiliki riwayat alergi, hindarilah segala makanan atau obat-obatan yang bisa memicu timbulnya alergi, terutama jika Anda masih menyusui. Selain itu, jaga Si Kecil secara lebih intensif apabila Anda bepergian ke tempat yang memiliki perbedaan cuaca atau saat terjadi pergantian musim.

 



  • Cuci dan ganti sprei, selimut, sarung bantal, gorden, dan keset Si Kecil secara teratur. Jemur kasur dan bantal Si Kecil secara berkala agar jasad renik yang mungkin ada di dalamnya terbunuh oleh sinar matahari. Simpan boneka dari kain atau boneka berbulu di tempat yang terlindung dari debu dan segera cuci bersih apabila sudah berdebu.

 

  • Bersihkan karpet di rumah dari debu secara teratur dengan vacuum cleaner yang menggunakan sistem penyaringan yang tinggi agar udara  bersih dan aman dari kotoran. Hindari penggunaan karpet di kamar Si Kecil, apalagi kalau ia memiliki alergi debu. Jangan lupa untuk mengepel lantai dengan cairan pembersih yang mengandung anti bakteri setiap hari. Selain itu, perhatikan kebersihan jendela dan ventilasi supaya tidak menjadi sumber pemerangkap debu.

 



  • Jika Anda memiliki hewan peliharaan, jangan biarkan masuk ke kamar Si Kecil apalagi sampai ditempatkan di sana. Letakkan hewan tersebut di kandang khusus agar kontak dengannya dapat diminimalkan.

 

  • Anda tidak dianjurkan untuk memberikan obat anti-alergi kepada Si Kecil tanpa pengawasan dokter. Banyak obat anti-alergi yang mempunyai efek samping berbahaya bagi balita, terutama yang masih berusia di bawah 6 bulan. Apabila gejala alergi tidak dapat diatasi dengan pengobatan, dokter kemungkinan akan menyarankan Si Kecil menjalani terapi imun untuk membantu menurunkan reaksi alergen. (Dina Christin/DC/Dok. Freedigitalphotos)

 

Baca juga : Alergi dan Si Kecil: Bagaimana Cara Mendeteksinya? (1)



Tags: alergi,   anak,   kesehatan










Cover Mei-Juni-Juli 2020