Mother&Baby Indonesia
Perhatikan Hal Ini saat Menjemur Bayi (1)

Perhatikan Hal Ini saat Menjemur Bayi (1)

Menjemur bayi di pagi hari memberikan banyak manfaat untuknya. Bayi baru lahir, umumnya memiliki kecenderungan kuning karena organ hatinya belum berfungsi sempurna dalam mengolah bilirubin. Ini yang dinamakan kuning fisiologis. Nah, sinar matahari pagi memiliki spektrum sinar biru yang bermanfaat mengurangi kadar bilirubin dalam darah. Sinar matahari pagi juga bisa menghangatkan tubuh bayi sekaligus membantu mengeluarkan lendir dari tubuhnya. Sinar matahari juga mampu merangsang pembentukan vitamin D yang berfungsi agar kalsium mudah terserap dalam tubuh.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika menjemur bayi, yaitu:

1. Pilih waktu yang tepat

Waktu yang paling tepat untuk menjemur bayi adalah pagi hari antara pukul 07.00-08.00 selama kurang lebih 15 menit. Jangan terlalu lama karena kulit bayi masih sensitif.



2. Usahakan seluruh tubuh terpapar sinar matahari

Jemur bayi dalam keadaan dada telanjang (hanya menggunakan popok/celana) dan bolak-balikkan tubuhnya. Dengan begitu tak hanya bagian dada saja yang disinari matahari, tetapi juga bagian punggungnya. Usahakan mata bayi tak langsung menghadap matahari untuk menghindari risiko rusaknya lensa mata.



3. Tak harus lokasi terbuka

Lokasi menjemur tidak harus di udara terbuka dengan paparan sinar matahari langsung. Tempat yang agak terlindung namun dapat diterobos sinar mentari, juga sudah baik. Bila cuaca sedang berangin, jemurlah Si Kecil di dalam ruangan dengan matahari menembus kaca. (M&B/Dok.Free Digital Photos)



Tags: jemur bayi