Mother&Baby Indonesia
Belajar Rutinitas (1): Teratur dan Disiplin

Belajar Rutinitas (1): Teratur dan Disiplin

Membiasakan Si Kecil memiliki jadwal rutin untuk tidur, makan, dan beraktivitas dapat membuat hidup Anda terasa jauh lebih mudah. Rutinitas tersebut akan mengarahkan ia agar melakukan segalanya secara teratur dan menjadi lebih disiplin.

 

Awali dengan Menentukan Waktu Tidur
Menurut Tanya Remer Altmann, dokter anak dan editor in chief The Wonder Years: Helping Your Baby and Young Child Successfully Negotiate the Major Development Milestones, jika Anda konsisten dalam menerapkan waktu tidur Si Kecil, dengan sendirinya rutinitas lain akan mengikuti jadwal yang ditetapkan. Cara paling mudah untuk menetapkan waktu tersebut adalah dengan merutinkan jadwal tidur Anda dan Si Kecil setiap malamnya.



 

“Merutinkan waktu tidur adalah hal terpenting yang harus dipertimbangkan orangtua saat akan menetapkan jadwal rutin bagi anaknya. Tetapi, kita memang tidak bisa memaksa untuk menerapkannya saat Si Kecil baru lahir. Kita baru bisa mulai melatihnya saat ia berusia sekitar 2 bulan,” ungkap Tanya.

 

Agar Si Kecil dapat tidur dengan mudah, buat ia nyaman dengan mandi air hangat, memakai baju tidur yang lembut dan pastikan bahwa perutnya kenyang. Di awal pengenalan rutinitas ini, tidak masalah jika Anda ingin menyusui Si Kecil hingga tertidur lelap. Tetapi saat ia berusia 3 atau 4 bulan, Anda cukup meletakkannya di boks saat jadwal tidurnya tiba dan biarkan ia belajar tidur sendiri.

 

Ajari Perbedaan Siang dan Malam
Di awal kehidupannya, banyak bayi yang mencampuradukkan waktu siang dan malam dengan tidur sepanjang hari hingga matahari terbenam, lalu hanya terbangun saat popoknya basah. Maka, membantu Si Kecil belajar mengenal perbedaan siang dan malam harus dilakukan supaya ia dapat menjalankan rutinitas sesuai jadwal.

 



Fita, ibu dari Athar, 7 bulan, memiliki tip untuk melakukan hal ini. “Di siang hari, saya selalu membuat suasana rumah lebih ramai dan terang. Sedangkan di malam hari sebaliknya, suasana rumah dibuat sunyi dan lampu pun diredupkan. Saya juga tidak terlalu banyak berbicara dengan Aiko saat menyusuinya di malam hari. Dengan begitu, ia mulai mengerti bahwa malam adalah waktu untuk tidur dan siang adalah waktunya bersosialisasi serta bermain.”

 

Pahami Isyaratnya
Berbagai situs, buku, dokter anak dan orangtua lain mungkin akan membantu Anda untuk mendapatkan informasi tentang cara merutinkan Si Kecil. Tetapi, informan sesungguhnya adalah anak Anda sendiri. Si Kecil selalu memberitahu apa yang ia butuhkan melalui isyarat dan Anda dapat memahaminya dengan belajar membaca isyarat tersebut.

 

“Ketika orangtua menghabiskan waktu bersama bayinya, mereka akan menyaring informasi secara lebih baik melalui pengalaman yang dirasakan. Secara naluriah, mereka pun akan mempelajari perangai Si Kecil dan menemukan cara untuk menanganinya,” ungkap Daniel Levy, dokter anak dan presiden Maryland Chapter of the American Academy of Pediatrics.

 

Mempelajari apa yang bayi Anda butuhkan memang akan menghabiskan waktu dan menguji kesabaran. Tetapi, dari sanalah Anda akan menemukan pola rutinnya. Jika Anda mencatat semua kegiatan Si Kecil dari tidur, makan, bermain, Anda juga dapat menggunakannya untuk membuat jadwal rutinitas dengan lebih baik. (Dina Christin/DC/Dok. M&B)



Tags: bayi,   rutinitas,   tidur,   belajar,   milestones