Mother&Baby Indonesia
Menu Sarapan Sehat

Menu Sarapan Sehat

Dijawab oleh: Emilia E. Achmadi MS., RD., nutritionis.

T: Terkadang saya tidak sempat membuatkan sarapan untuk Si Kecil karena sudah telat berangkat ke kantor. Apa sajakah menu sarapan yang sehat, cepat, dan mudah?

 





J: "Jangan lupa sarapan, makanan paling penting dalam satu hari!” Begitu yang sering dikatakan orang. Mengapa? Bayangkan tubuh seorang anak seperti sebuah mobil yang melakukan perjalanan panjang dalam satu hari dan kemudian masuk garasi dengan tangki bensin kosong. Sarapan adalah sumber energi baru untuk dapat kembali beraktivitas di hari yang baru. Apa pun alasannya, melewatkan sarapan membawa dampak negatif yang besar dan berkelanjutan, apalagi pada anak-anak yang masih bertumbuh. Bukan hanya pertumbuhan yang terganggu, tetapi juga daya tahan tubuh dapat menurun sehingga membuka kesempatan munculnya infeksi. Dalam beberapa studi ilmiah, diketahui bahwa anak-anak yang tidak sarapan, cenderung mengonsumsi makanan berlebih saat makan siang, dan biasanya memilih makanan dengan kandungan gula dan lemak tinggi. Ini menjadi salah satu alasan banyaknya anak yang mengalami kelebihan berat badan. Beberapa ide untuk sarapan yang sehat, sederhana, sehat, dan dapat disiapkan pada malam sebelumnya adalah:
• Sereal (tanpa lapisan gula) dan susu
• Yogurt
• Buah segar – seperti apel dan pisang
• Muffin buatan sendiri (Bekukan dan keluarkan satu per satu)
• Telur rebus atau dadar
• Makanan sisa semalam
• Roti tawar dengan selembar keju
Anda juga sebaiknya tidak memberikan makanan dengan kandungan gula tinggi seperti donut atau cake manis sebagai menu sarapan Si Kecil. Jenis makanan ini tidak akan memberikan asupan nutrisi yang cukup, bahkan karena kandungan gula yang  tinggi dapat memunculkan rasa lapar dengan lebih cepat. (M&B/ DOk. M&B UK)



Tags: sarapan,   anak,  










Cover Mei-Juni-Juli 2020