Mother&Baby Indonesia
Kecelakaan di Rumah yang Rentan Mengenai Si Kecil (2)

Kecelakaan di Rumah yang Rentan Mengenai Si Kecil (2)

Senyaman dan seaman apapun sebuah rumah, ternyata kecelakaan tetap bisa terjadi di sini, terutama bagi Si Kecil. Kendati demikian Anda tidak perlu khawatir asalkan tahu apa saja kecelakaan yang berisiko menimpa bayi atau balita Anda serta bagaimana cara mengatasinya! Dilansir dari M&B UK, selain terjatuh, melepuh dan luka bakar, serta kecelakaan akibat pecahan kaca, inilah beberapa kecelakaan lain yang bisa terjadi pada Si Kecil.

 



Keracunan
Kebanyakan kejadian keracunan terjadi akibat obat-obatan, produk rumah tangga, dan kosmetik. Masalah ini umumnya bisa menyebabkan kesulitan bernapas sehingga membutuhkan penanganan yang cepat. Sheila Merril, public health adviser di Royal Society for the Prevention of Accidents (RoSPA), mengingatkan, “Pastikan Anda menaruh obat-obatan dan bahan kimia dari jangkauan anak-anak, misalnya di dalam lemari yang terkunci.”

 

Umumnya beberapa bahan kimia, seperti deterjen pencuci baju atau cairan pembersih lantai, berwarna terang dan bisa menarik perhatian Si Kecil. Karena menganggap cairan tersebut manis, ia pun terdorong untuk mencicipinya lalu mengalami keracunan. Selain itu, apabila Anda pencinta tanaman, pilihlah tanaman yang tidak beracun dan tidak memicu iritasi pada kulit sebab Si Kecil senang menarik bagian daun, bunga, atau buahnya.

 

Tersedak & Sulit Bernapas
Seluruh bayi dan balita gemar memasukkan apapun ke dalam mulutnya, sehingga kemungkinan masalah ini terjadi menjadi cukup besar. Hal ini disebabkan mereka ingin memeriksa segala objek yang ditemukan menggunakan mulut mereka. Karenanya, pilih mainan yang sesuai dengan usia Si Kecil dan hindari membeli mainan yang memiliki bagian-bagian kecil. Simpan pula kantung plastik di tempat yang tidak bisa dijangkau Si Kecil sebab ditakutkan ia bermain dan menutupi kepalanya hingga tidak bisa bernapas. Jauhkan juga hewan peliharaan saat tidak ada orang dewasa yang berjaga di sekitar Si Kecil, terutama kucing. Ditakutkan hewan peliharaan Anda akan menindih tubuh Si Kecil dan menutupi saluran pernapasannya.



 

Tenggelam
Ternyata air setinggi 3 cm saja sudah mampu mengakibatkan Si Kecil tenggelam lho, Moms! Maka dari itu, selalu awasi Si Kecil saat ia berada di dekat atau di dalam air. “Jangan pernah meninggalkan Si Kecil saat mandi meski hanya untuk sebentar saja, meski ia bersama Sang Kakak,” saran Sheila. Hindari pula meninggalkan baskom atau ember berisi air secara terbuka di sekitar rumah dan pagari halaman rumah bila Anda memiliki kolam renang atau kolam ikan di sana.

 

Terjerat
Tali, kabel, atau rantai yang berada dan menjuntai di sekitar rumah dapat berpotensi besar membahayakan Si Kecil. “Penelitian mengindikasikan kecelakaan yang berujung kematian pada anak berusia 16-36 bulan paling banyak terjadi akibat terjerat tali di kamar tidur,” ungkap Sheila.

 

Walaupun memasuki masa balita Si Kecil sudah bisa bergerak dengan aktif, bobot kepalanya masih lebih besar dibandingkan dengan tubuhnya dan kontrol ototnya juga masih belum berkembang secara sempurna, sehingga ia cenderung sulit membebaskan diri ketika lehernya terjerat sesuatu.

 

Untuk mengurangi risiko ini, jangan membiarkan tali, kabel, atau tali tas menjuntai setinggi tubuh Si Kecil. Selain itu, jangan menaruh boks, tempat tidur, dan kursi di dekat jendela sebab ia bisa bermain dengan gorden atau tali untuk menutup gorden. (Sagar/DT/Dok. M&B)

 

Baca juga : Kecelakaan di Rumah yang Rentan Terjadi Pada Si Kecil (1)



Tags: bayi,   balita,   anak,   kecelakaan,   rumah