Mother&Baby Indonesia
Tanda-tanda Kurang Minum Air Putih

Tanda-tanda Kurang Minum Air Putih

Setiap buang air kecil dan buang air besar, berkeringat, serta bernapas Anda akan mengeluarkan cairan. Cairan tersebut perlu kembali digantikan agar fungsi tubuh tidak terganggu. Menurut dr. Sri Sukmaniah Msc, SpGK, Dokter Spesialis Gizi dari Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), setiap harinya kita wajib menggantikan cairan yang terbuang dengan 2 liter air putih.

 

“Jika asupan air yang masuk ke dalam tubuh kita tidak sesuai dengan yang dikeluarkan, sebenarnya tanpa disadari tubuh kita akan mengalami dehidrasi. Kita akan mengalami gangguan memori, yaitu mudah lupa, tidak bisa berkonsentrasi dengan baik, dan mood pun akan terganggu, misalnya menjadi panik dan mudah marah,” ujarnya.



 



Karena hampir separuh berat tubuh orang dewasa adalah air, tentu akan ada tanda-tanda yang ditimbulkan oleh tubuh jika Anda kekurangan air. Jika Anda mengalami hal-hal di bawah ini, segera minum air putih ya, Moms!

  • Kekurangan 1-2 persen air di dalam tubuh: Rasa haus yang kuat, kehilangan cita rasa, dan perasaan menjadi tidak nyaman.
  • Kekurangan 3-5 persen air di dalam tubuh: Mulut kering, pengeluaran urine berkurang, bekerja dan berkonsentrasi menjadi lebih sulit, kulit terasa panas, gemetar berlebihan, tidak sabar, mengantuk, muntah, dan emosi tidak stabil.
  • Kekurangan 6-8 persen air di dalam tubuh: Peningkatan suhu tubuh, denyut jantung, dan pernapasan, pusing, sesak napas, bicara tidak lancar, otot menjadi lemah, bibir membiru.
  • Kekurangan 9-11 persen air di dalam tubuh: Kejang, berhalusinasi, lidah membengkak, keseimbangan dan sirkulasi menjadi lemah, gagal ginjal, serta menurunnya volume dan tekanan darah. (Sagar/DT/Dok. Freedigitalphotos)



Tags: air_putih,   tanda-tanda_kekurangan_cairan,   dehidrasi










Cover Mei-Juni-Juli 2020