Mother&Baby Indonesia
Agar Anak Mau Potong Rambut

Agar Anak Mau Potong Rambut

Rambut Si Kecil makin tumbuh lebat. Mungkin ini saat yang tepat untuk merapikan rambutnya. Namun, sangat sulit untuk mengajak Si Kecil merapikan rambutnya. Kali ini tugas ayah untuk menenangkan Si Kecil agar ia mau potong rambut!

 



1. Jika si kecil tidak mau dibawa ke salon, Anda bisa memotong sendiri rambut Si Kecil. Atau jika Anda punya kenalan yang bisa memotong rambut dan mau dipanggil ke rumah, tidak ada salahnya Anda coba. Biasanya anak lebih mudah diajak bekerjasama dalam lingkungan yang akrab.

 

2. Jadilah model untuk Si Kecil sebelum rambutnya dipotong. Setelah tahu bahwa potong rambut tidak menyakitkan, tentu rasa takutnya akan berkurang.

 



3. Jelaskan juga, rambut akan tumbuh dan panjang kembali setelah dipotong. Banyak anak khawatir, rambutnya tak bisa tumbuh lagi setelah dipotong.

 

4. Katakan pada Si Kecil bahwa ia adalah raja atau ratu yang boleh duduk di singgasana. Letakkan kursi yang sudah dihias denga sprei dan mainannya agar terlihat indah. Kamar mandi yang cukup besar juga dapat Anda sulap menjadi salon yang menyenangkan.

 

5. Usahakan agar proses memotong rambut dilakukan dalam sekejap. Karena rambut yang menempel di wajahnya akan membuatnya gatal. Dan “jubah” yang menyelubungi lehernya juga akan membuatnya gerah, tentu saja membuat anak tidak betah.

 

6. Jangan sekali-kali memotong rambut anak saat ia sedang marah, rewel, lapar, atau lelah sebab ia justru akan memberontak.

 

7. Jika Anda tetap berniat membawa Si Kecil ke salon, pilihlah salon yang ramah anak. Petugasnya harus paham perilaku anak dan suasana salon harus membuat Si Kecil betah. (YA/Aulia/DT/dok.M&B)



Tags: ayah,   anak,   balita,   rambut,