Mother&Baby Indonesia
Saat Si Kecil Vaksin BCG

Saat Si Kecil Vaksin BCG

Vaksinasi BCG untuk mencegah bayi terserang tuberkulosis (TB) dilakukan dengan menyuntikkan cairan ke bagian dalam kulit di lengan kanan atas. Si Kecil akan mengalami bisul 3-6 minggu kemudian setelah vaksinasi dilakukan. Terkadang ditemukan pula peradangan kelenjar getah bening di ketiaknya.

 

Kendati demikian, Anda tidak perlu khawatir sebab bisul yang dialami akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 2-3 bulan dan menyisakan bekas luka bulat dengan diameter sekitar 4-8 mm. Benjolan di ketiak pun akan sembuh dan menghilang.



 

Anda perlu memerhatikan kondisi Si Kecil sebelum melakukan vaksin BCG, sebab menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ada beberapa kondisi sehingga dokter melarang pemberian vaksin BCG kepadanya, yaitu ketika:
1. Reaksi uji tuberkulin pada Si Kecil lebih dari 10 mm.
2. Kekebalan tubuh Si Kecil sedang menurun.
3. Si Kecil menderita gizi buruk.
4. Si Kecil sudah pernah mengalami tuberkulosis.



 

Baca juga: Cegah Tuberkulosis dengan Vaksinasi BCG

(Sagar/DT/Dok. M&B)



Tags: bayi,   anak,   vaksinasi,   vaksin_bcg,   tuberkulosis










Cover Mei-Juni-Juli 2020