Mother&Baby Indonesia
Kebutuhan Cairan Bayi Ketika Demam

Kebutuhan Cairan Bayi Ketika Demam

Demam bukan merupakan penyakit, tetapi merupakan reaksi tubuh terhadap suatu keadaan, penyakit, atau infeksi. Pada umumnya, demam diartikan sebagai peningkatan suhu tubuh di atas normal, yaitu di atas 38°C. Bagi bayi di bawah usia 3 bulan, patokan suhu demam adalah  38°C, sedangkan untuk anak usia 3-6 bulan suhu demam adalah 38,4°C, dan 39,4°C bagi bayi di atas usia 6 bulan.


Pada keadaan demam, tubuh akan mengalami peningkatan penguapan air dalam tubuh dan peningkatan ventilasi (perputaran udara dalam saluran pernapasan). Demam menyebabkan meningkatnya pengeluaran air sebanyak 3 kali lipat keadaan normal melalui saluran pernapasan. Meskipun, hanya beristirahat di tempat tidur, demam tetap akan meningkatkan pengeluaran air.


Dokter Sudung O. Pardede, SpA(K) dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengatakan, “Pada keadaan demam, akan terjadi perubahan metabolik dalam tubuh, yaitu peningkatan pemakaian kalori (10-12 persen untuk setiap kenaikan suhu 1°C), kebutuhan oksigen (10-12 persen untuk setiap kenaikan suhu 1°C), insensible water loss (10 persen untuk setiap kenaikan suhu 1°C), serta peningkatan produksi glukosa dan pengeluaran asam amino. Demam dapat menimbulkan dehidrasi maupun gangguan keseimbangan elektrolit yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan.”



 

Untuk mencegah kekurangan cairan saat demam, dibutuhkan jumlah asupan air yang lebih banyak dibandingkan kebutuhan sehari-hari. Untuk peningkatan suhu tubuh 1°C, diperlukan penambahan air sebanyak 10-12 persen dari kebutuhan air per hari.



(OCH/ Dok. M&B UK )

 

 



Tags: bayi_demam,   kebutuhan_cairan_bayi,   bayi