Mother&Baby Indonesia
Air Ketuban Berlebihan

Air Ketuban Berlebihan

Oleh: Dr. Yusfa Rasyid (spesialis kebidanan dan penyakit kandungan), RSIA YPK Menteng

 

T:  Saat melakukan pemeriksaan kandungan di trimester kedua, jumlah cairan ketuban saya masih sedikit. Setelah kehamilan masuk delapan bulan, menurut pemeriksaan dokter melalui USG, cairan ketuban di rahim sangat berlebihan dan dokter pun mendiagnosis bahwa saya mengalami gejala diabetes. Benarkah perubahan jumlah cairan ketuban menjelang persalinan merupakan gejala diabetes?



 



J:  Diabetes dalam kehamilan kadang disertai dengan jumlah air ketuban yang berlebihan (polihidramnion). Ini bisa didiagnosis melalui pemeriksaan tes toleransi glukosa atau ditambah pemeriksaan HbA1C. Cairan ketuban yang berlebihan dapat menyebabkan persalinan prematur atau ketuban pecah dini karena peregangan rahim yang berlebihan akan memicu kontraksi. Hal ini juga dapat membuat janin mengalami kelainan letak seperti sungsang atau melintang. Gejala-gejala kelainan ini mudah dikenali dan komplikasinya dapat dihindari melalui kontrol teratur ke dokter kandungan Anda. (IMR/Aulia/DT/dok.M&B)



Tags: kehamilan,   ketuban,   tanya_dokter








Cover Maret 2020