Mother&Baby Indonesia
Waspada Si Kecil Tenggelam!

Waspada Si Kecil Tenggelam!

Menjelang musim panas, rasanya tidak lengkap jika tidak mengajak balita berenang. Tapi Anda perlu berhati-hati, sebab menurut ahli epidemiologi dari U.S. National Center for Health Statistics (NCHS), Dr. Jiaquan Xu, kematian akibat tenggelam sangat berisiko dialami oleh anak usia 5 tahun ke bawah. Dalam penelitian U.S Centers for Disease Control and Prevention disebutkan anak usia 4 tahun ke bawah berisiko tinggi tenggelam karena mereka belum mahir berenang atau minimnya pengawasan dari pengasuh dan orangtua mereka. Sementara itu, anak usia 5 tahun resikonya lebih kecil sebab mereka sudah mulai belajar berenang.

 

Para peneliti kemudian banyak menemukan fakta-fakta seputar masalah ini lalu mempublikasikannya dalam NCHS Data Brief di CDC edisi April. Mereka mengaku kejadian tenggelam lebih sering dialami di akhir pekan. “Sangat mengejutkan kalau 48 persen kejadian terjadi di akhir pekan saat banyak anak-anak yang berenang,” ungkap Xu. Lokasi terjadinya tenggelam pun bervariasi berdasarkan usia. Kebanyakan anak-anak berusia di bawah 1 tahun tenggelam di dalam bath up, 1-4 tahun di dalam kolam renang, dan kasus tenggelam pada usia anak 5 tahun lebih sering terjadi di laut, danau, atau sungai.



 

Xu menyebutkan orangtua dan pengasuh harus sangat memerhatikan anak-anak saat mereka berada di dalam air, baik di area indoors, maupun di area outdoors. Tom Gill selaku juru bicara dari U.S. Lifesaving Association pun menyebutkan hal serupa. “Anak-anak harus secara konstan berada di bawah pengawasan orangtua atau pengasuh mereka saat berada di dalam air. Akan lebih baik jika terdapat regu penyelamat di sekitar mereka yang siap membantu jika orangtua tanpa sengaja lalai memerhatikan mereka,” ujar Gill.



 

Untuk mencegah anak tiba-tiba tenggelam saat sedang berenang, American Red Cross memberikan beberapa tips bagi para orangtua dan pengasuh:
1.Selalu memberikan Si Kecil pelampung jika ia masih belum mahir berenang.
2.Daftarkan Si Kecil ikut les renang.
3.Cari tahu apakah tempat renang yang akan dikunjungi terjamin keamanannya untuk Si Kecil.
4.Jika Si Kecil menghilang saat berenang, segera periksa sumber air terlebih dahulu.
5.Selalu memerhatikan keamanan kolam renang dan kondisi air. (Sagar/DT/Dok. M&B)



Tags: balita,   anak,   berenang










Cover April 2020