Mother&Baby Indonesia
Hyperemesis saat Hamil

Hyperemesis saat Hamil

Oleh: Dr. Yusfa Rasyid, SpOG.

 

T: Pada awal kehamilan saya mengalami hyperemesis sehingga harus diinfus di rumah sakit. Berat badan saya turun sampai 8 kg dan maag saya sering kambuh hingga kehilangan selera makan. Apakah yang harus saya lakukan agar keadaan ini tak membahayakan kondisi kehamilan saya?



 



J: Hiperemesis adalah kondisi saat Anda mual hingga muntah dan dapat terjadi secara berlebihan pada empat bulan pertama kehamilan. Apabila makanan dan cairan yang Anda konsumsi lebih sedikit dari cairan atau makanan yang dimuntahkan, akan terjadi dehidrasi, hipoglikemia, hingga lipolisis. Keluhan ini dapat diatasi dengan minum obat maag yang aman, obat mual muntah, dan disarankan untuk mengonsumsi makanan dan minuman hangat, sedikit demi sedikit. Terapi pendukung dari orang terdekat atau keluarga juga sangat diperlukan agar Anda lebih kuat dan sukses mengatasi keluhan. Penyakit ini merupakan gejala normal pada kehamilan dan akan hilang setelah melewati kandungan menginjak bulan ke-5. Keluhan mual dan muntah tidak berpengaruh pada kondisi janin, sebab pada empat bulan pertama, yang dibutuhkan janin bukan kuantitas, melainkan kualitas asupan makanan, sehingga kondisi berat badan Anda yang fluktuatif selama periode ini adalah normal. (IMR/Aulia/DT/dok.MB)



Tags: kehamilan,   ibu,   mual,   muntah,   tanya_dokter










Cover Mei-Juni-Juli 2020