Mother&Baby Indonesia
7 Manfaat Menyusui untuk Kesehatan Ibu

7 Manfaat Menyusui untuk Kesehatan Ibu

ASI tak hanya baik bagi bayi tapi juga untuk ibu. Menurut dr. Utami Roesli, SpA., IBCLC., FABM., memberikan ASI kepada buah hati ternyata sangat berpengaruh bagi kesehatan ibu.  Apa sajakah keuntungannya?

 

1. Mengurangi risiko kanker rahim. Sebuah penelitian berbentuk case control di Jepang menyebutkan bahwa menyusui menurunkan risiko kanker rahim. Selain itu, rahim akan lebih cepat menyusut kembali ke ukuran normal jika kita menyusui setelah melahirkan.
2. Mengurangi risiko kanker payudara. Ibu yang menyusui bayinya selama lebih dari 1 tahun mengalami penurunan risiko kanker payudara dan kanker ovarium sebesar 28 persen. Penurunan risiko kanker payudara juga sesuai dengan lamanya kita menyusui. Semakin lama kita menyusui, semakin berkurang juga risiko kita terkena kanker payudara.
3. Mengurangi risiko kegemukan. Sebuah penelitian di Brazil menemukan bahwa secara umum ibu yang menyusui mengalami pengurangan 0,44 kg untuk setiap bulannya ia menyusui. Ibu yang memberikan ASI eksklusif selama minimal 6 bulan hanya akan sedikit mengalami kenaikan berat badan dibandingkan ibu yang tidak menyusui.
4. Mencegah risiko Alzheimer. Menurut Journal of Alzheimer's Disease, ibu yang menyusui selama 1 tahun atau lebih memiliki risiko 22 persen lebih rendah terserang alzheimer atau pikun dibanding ibu yang hanya menyusui selama 4 hingga 6 bulan.
5. Mengurangi stres dan gelisah. Sebuah penelitian di Australia menunjukkan adanya peningkatan depresi setelah melahirkan pada ibu yang tidak menyusui bayinya. Penelitian lain juga melakukan pemeriksaan kadar hormon stres dan respons ibu pada 4-6 minggu post-partum, dan ternyata ibu yang menyusui memiliki perasaan yang lebih positif, dan mendapat dorongan psikologis lewat kegiatan menyusui Si Kecil.
6. Mengurangi risiko tekanan darah tinggi, stroke, dan kencing manis. Ternyata semakin lama seorang ibu menyusui, risiko hipertensi, hiperlidemia, diabetes, dan penyakit jantungnya akan berkurang,
7. Mengurangi risiko rematik. ibu yang menyusui lebih dari 12 bulan ternyata memiliki kejadian rheumatoid arthritis yang berbanding terbalik. Ibu yang lebih sebentar menyusui, memiliki risiko penyakit rematik yang lebih besar.



 

Jadi, tetap semangat untuk memberikan ASI pada Si Kecil ya, Moms!



 

(Natasha/DT/dok.MBUK)



Tags: asi,   menyusui










Cover Mei-Juni-Juli 2020