Mother&Baby Indonesia
Fakta Seks saat Hamil (2)

Fakta Seks saat Hamil (2)

Hubungan seks selalu jadi persoalan yang dikhawatirkan saat hamil. Meskipun tidak dilarang, tetap saja ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat berhubungan seks agar tidak membahayakan janin dan kesehatan sang ibu. Berikut beberapa fakta lanjutan mengenai kehidupan seksual para ibu hamil, yang perlu Anda ketahui.

 



1. Jika pernah mengalami keguguran atau riwayat masalah kehamilan lainnya, konsultasi dengan dokter Anda sebelum berhubungan seks. Beberapa ibu hamil yang mengalami masalah kehamilan mungkin akan diminta untuk membatasi ataupun menghindari hubungan seks selama kehamilan, tergantung tingkat keparahan masalah kehamilan.

 

2. Seks ternyata disebut dapat membantu kelancaran persalinan. Hal ini terjadi karena air mani mengandung zat yang dapat merangsang kontraksi. Namun, waspada jika hal ini terjadi saat due date Anda belum tiba.

 

3. Jika setelah melakukan hubungan seks Anda mengalami pendarahan berat, merasakan sakit atau kontraksi hingga lebih dari 30 menit, hubungi dokter Anda segera! Beberapa jenis perdarahan saat hamil biasanya menimbulkan dampak yang berbahaya.

 



4. Infeksi menular seksual yang terjadi selama kehamilan dapat memengaruhi kondisi janin Anda. Beberapa jenis infeksi menular seksual lain, seperti klamidia dan herpes genital dapat ditularkan ke bayi saat melahirkan, dan dalam beberapa kasus menyebabkan persalinan prematur. Jika Anda khawatir terhadap penularan infeksi menular seksual pada bayi Anda, hubungi dokter segera.

 

5. Hindari penetrasi yang mendalam karena tidak nyaman dan berisiko bagi kehamilan.

 

6. Menurut para ilmuwan, bayi laki-laki menghasilkan lebih banyak androgen, yaitu hormon seks yang meningkatkan libido Anda. Jadi, jika libido Anda begitu memuncak saat hamil, bisa jadi bayi yang Anda kandung berjenis kelamin laki-laki.

 

7. Pijatan adalah salah satu cara yang bagus untuk mempererat hubungan seksual Anda dengan suami, terutama jika Anda tidak bisa melakukan hubungan intim pada kehamilan Anda. Selain pijatan, berpelukan dan sentuhan lainnya bisa menggantikan aktivitas seks yang terbatas.

 

8. Pada usia kehamilan 28 minggu, hormon prolaktin penghasil susu akan meningkat. Hal ini dapat menekan hasrat seksual Anda.

 

9. Mandi bersama suami? Kenapa tidak? Mandi bersama akan menciptakan sensasi seks yang berbeda dari sebelumnya. Ini juga merupakan kesempatan bagi suami untuk mengenal apa saja perubahan yang terjadi pada tubuh Anda. (Aulia/DT/dok.M&B)

 

BACA JUGA: Fakta Seks saat Hamil (1)



Tags: kehamilan,   seks,   ibu,   hamil,