Mother&Baby Indonesia
Demam Akibatkan Kerusakan Otak?

Demam Akibatkan Kerusakan Otak?

Dijawab oleh: dr. Soedjatmiko, Sp.A (Spesialis Anak dari Eka Hospital, BSD, dan RSCM)

 

T: Bayi saya berusia 5 bulan. Baru-baru ini mengalami demam 39 derajat. Saya membawanya ke UGD dan saya lihat suster seperti panik menangani anak saya. Dokter mengkhawatirkan otak anak saya rusak, karena demam tersebut. Bagaimana penjelasan yang sebenarnya?



 



J: Kenyataannya, kerusakan otak karena demam adalah hal yang tidak biasa. Kebanyakan anak malah dapat melalui demam yang sangat tinggi (mungkin sampai 41,6 derajat ) tanpa efek samping apa pun. Beberapa anak mengalami kejang saat demam, tetapi itu pun jarang sekali menyebabkan kerusakan otak. Demam justru merupakan sinyal mekanisme tubuh untuk dapat membunuh kuman penyakit, karena bakteri dan virus akan mati di atas suhu tubuh 37 derajat. Saat demam, tubuh memerintahkan sistem imun tubuh untuk memproduksi sel darah putih dan antibodi untuk membunuh kuman. Jadi, tidak perlu terlalu panik saat Si Kecil demam. Namun, demam memang perlu diwaspadai. Segeralah ke dokter jika bayi Anda, terutama yang berusia di bawah 3 bulan mengalami demam 38 derajat, bayi 3-6 bulan demam hingga 38,3 derajat, dan demam 39,4 derajat pada bayi berusia 6 bulan ke atas. (Aulia/DT/Dok. M&B)



Tags: bayi,   anak,   demam,   otak,  








Related Article