Mother&Baby Indonesia
Ibu Baru Sering Kesepian

Ibu Baru Sering Kesepian

Pasca melahirkan adalah masa yang juga berat bagi seorang wanita. Pasalnya selain fisik, mereka juga perlu mental yang kuat untuk menjalani perannya sebagai ibu baru. Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh sebuah lembaga di Inggris, AXA PPP healthcare and Netmums, lebih dari seperempat dari ibu baru di Inggris merasa kesepian. Selain itu, 24 persen dari ibu baru tersebut juga mengakui bahwa mereka tidak memiliki keluarga dekat untuk membantu beban pekerjaan mereka saat merawat Si Kecil.

 

Menurut pakar kesehatan, perasaan kesepian para ibu muda ini lebih rentan terhadap masalah kesehatan mental, seperti depresi pasca persalinan. Hal tersebut mungkin banyak terjadi pada wanita, karena waktu bersosialisasi mereka menurun setelah memiliki anak. Dari 14 persen wanita yang disurvei mengaku bahwa mereka kehilangan kontak dengan teman-teman lama dan rekan mereka. Hal tersebutlah yang memicu depresi dan rasa kesepian mereka.



 

Menurut sumber dari Daily Mail, jumlah ibu baru yang mengalami kesepian ini meningkat menjadi 25 persen pada kalangan ibu yang berusia 18-24 tahun. Meski banyak komunitas yang khusus diperuntukkan bagi ibu baru, seperempat dari mereka mengaku tidak ikut bergabung dalam komunitas apa pun setelah melahirkan. 

 



Seorang psikoterapis di Inggris, Christine Webber mengatakan, ibu baru seringkali belum siap menerima fakta bahwa mereka telah memiliki bayi. Mereka juga merasa kehilangan banyak 'kesenangan' hidup mereka, seperti kebebasan, pekerjaan, uang, dan kehidupan seks.

 

"Ibu baru perlu mengenal lebih jauh tentang konsep depresi pasca melahirkan, sehingga mereka tidak merasa terlalu terisolasi, malu, atau tidak berguna. Jangan sungkan untuk berkonsultasi pada ahli segera,” tambahnya. (Aulia/DT/dok.M&B)



Tags: ibu,   kehamilan,   persalinan,   depresi,   pasca_persalinan,  










Cover April 2020