Mother&Baby Indonesia
Air Ketuban: Bank Air Ketuban (1)

Air Ketuban: Bank Air Ketuban (1)

Di beberapa negara, seperti Amerika, sudah tersedia bank untuk menyimpan air ketuban. Aneh bukan? Tapi ternyata, air ketuban disimpan karena di dalamnya terdapat stem cells yang dikenal sebagai mesenchymal stem cells. Penelitian mengatakan bahwa stem cell bisa digunakan untuk memperbaiki kondisi-kondisi seperti memperbaiki tulang rawan di lutut, menyembuhkan luka bahkan membentuk katup jantung. Menyimpan air ketuban bisa menjaga kesehatan anak Anda sepanjang hidupnya.

 

Air ketuban adalah rumah yang akan menjaga janin selama dalam kandungan. Air ketuban atau cairan amnion adalah cairan yang meliputi janin, dan selama 9 bulan cairan ini menjadi tempat hidup dan memberikan perlindungan pada janin. Selama masa kehamilan, air ketuban memiliki beberapa fungsi. Air ketuban bisa melindungi bayi dari infeksi dan trauma. Lalu, di usia kehamilan 12-14 minggu, cairan ketuban mengandung protein, karbohodrat, lipid, phospholipid, urea yang membantu tumbuh kembang janin. Di akhir kehamilan, air ketuban menjadi pelicin supaya bayi bisa keluar dengan mudah. Dengan beragam manfaatnya, air ketuban merupakan bagian esensial yang sangat memengaruhi perkembangan janin.



 



Baca juga: Air Ketuban: Jika Terlalu Sedikit? (2)

(Siksta/DT/dok.MBUK)



Tags: air_ketuban








Cover Maret 2020