Mother&Baby Indonesia
Masa Kehamilan, Awal Masa Depan Si Kecil

Masa Kehamilan, Awal Masa Depan Si Kecil


Bagaimana cerita mereka menjaga kesehatan saat hamil demi tumbuh-kembang Si Calon Buah Hati?



Shofariyah Nur Laila, 25 tahun.
Hamil 9 bulan.

“Bagi saya, kehamilan adalah waktu yang tepat untuk persiapan tumbuh kembang Si Kecil kelak. Oleh karena itu, sejak hamil banyak hal yang lebih saya perhatikan, seperti nutrisi dan kondisi kesehatan. Mulai dari mengonsumsi lebih banyak sayur dan buah, rutin meminum susu kehamilan, dan konsumsi makanan yang kaya asam folat. Saya juga mengikuti senam hamil dan meluangkan waktu untuk beristirahat agar menghindari kelelahan. Sejak usia 8 bulan, saya juga mulai rutin jalan kaki agar persalinan lebih mudah.”.



Susi Sukaesih, 30 tahun.
Hamil 5 bulan.

“Bagi saya, hamil bukan berarti harus bermalas-malasan. Justru beraktivitas seperti biasa merupakan salah satu cara saya tetap bugar saat hamil. Namun, dengan tetap mengetahui batas diri sendiri, jangan sampai kelelahan. Selain itu, emosi ibu hamil juga berpengaruh terhadap janinnya, sehingga saya selalu berusaha mengendalikan stres. Saya juga tetap memberikan nutrisi terbaik untuk calon buah hati, karena apa yang dikonsumsi ibu hamil tentu berpengaruh terhadap janin. Tak lupa untuk lebih banyak dan rutin minum air putih untuk menghindari dehidrasi saat hamil.”.



Lilis Fujiyati, 23 tahun.

Hamil 6 bulan.
“Perkembangan seorang anak dimulai sejak di dalam kandungan. Karena itu, saya mulai menjaga gizi seimbang sejak hamil. Saya lebih senang mengonsumsi makanan yang aman untuk ibu hamil. Saya juga banyak menggali pengetahuan baru tentang kehamilan dan perkembangan anak sebagai persiapan menjadi ibu.”.




Periode 1.000 hari pertama kehidupan adalah masa paling krusial bagi perkembangan seorang anak, terhitung sejak berada dalam kandungan ibu. Itu sebabnya, periode kehamilan menjadi waktu yang tepat untuk menerapkan pola hidup sehat dan seimbang demi mempersiapkan masa depan calon buah hati.

 

Menurut dr. Febriansyah Darus, Sp.OG, ahli obstetri dan ginekolog, trimester pertama pada kehamilan adalah fase krusial. Pada fase ini, beberapa organ penting janin mulai terbentuk. Jadi, Anda harus menjauhi stres atau depresi yang dapat berdampak buruk bagi perkembangan janin.



 

Hal  paling  utama  yang  juga harus diperhatikan ibu hamil tentu saja konsumsi makanan bergizi dan seimbang. Untuk menunjang kesehatan dan perkembangan janin, para ibu hamil perlu memerhatikan beberapa gizi penting, seperti makanan yang kaya serat, karbohidrat untuk energi dan asam folat untuk membantu perkembangan janin. Lactamil Pregnasis mengandung asam folat untuk mencegah kelainan kongenital pada janin, protein yang membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, serta kalsium untuk pertumbuhan tulang pada janin.



 

Selain itu, ibu juga perlu menjaga vitalitas tubuh selama hamil dengan cara berolahraga ringan atau senam kehamilan. Nadia Mulya, ahli gaya hidup Mama Care, juga menyarankan agar ibu hamil menyempatkan waktu untuk beristirahat yang cukup, sehingga organ-organ vital Anda dapat bekerja
dengan optimal. (Aulia/OCH/Dok. Lactamil)



Tags: nutrisi,   kehamilan,   masa_depan,   bayi,   janin,   lactamil,