Mother&Baby Indonesia
Menaikkan Berat Badan Bayi (2): Sesuai Tahapan Usia

Menaikkan Berat Badan Bayi (2): Sesuai Tahapan Usia

Masalah kekurangan berat badan pada bayi, sebenarnya dapat dicegah sejak masa kehamilan dengan cara yang mudah dan sederhana. Anda hanya perlu menjaga kesehatan, mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dengan gizi seimbang, rajin memeriksakan kondisi kandungan ke dokter, dan mengonsumsi suplemen, seperti vitamin, serta zat besi. Tetapi, jika Si Bayi terlanjur mengalami kekurangan berat badan, ia harus mendapat penanganan sesuai dengan tahapan usianya, seperti berikut ini.

 

Di Bawah Usia 6 Bulan



Untuk bayi usia ini, dokter akan melakukan penanganan berdasarkan status pemberian ASI. Statusnya terbagi menjadi 2, yaitu masih prospek pemberian ASI dan tidak ada prospek dalam pemberian ASI atau bayi tidak dapat mengonsumsi ASI. Dan, hal yang harus dilakukan adalah:

 

  • Untuk yang masih prospek, akan diberikan pengganti ASI sampai berat badan bayi kembali normal. Selain itu, produksi ASI ibu akan diperbaiki dengan manajemen laktasi yang benar. Setelah kembali lancar, pengganti ASI dapat dihentikan dan dilanjutkan dengan pemberian ASI.

 

  • Untuk yang tidak ada prospek, harus diberikan pengganti ASI yang aman dan memadai untuk meningkatkan berat badan bayi. Ibu juga perlu memahami dengan benar cara untuk memberikan pengganti ASI tersebut .

 



Di Atas Usia 6 Bulan

Jika Si Bayi berusia di atas 6 bulan dan masih mendapatkan ASI, ia memerlukan MPASI yang tinggi kalori dan manajemen laktasi pada ibu harus diperbaiki. Sementara jika bayi sudah tidak mendapatkan ASI, ia perlu diberikan formula khusus yang tinggi kalori. (Dina/DC/Dok. M&B)

 

Temukan apa saja penyebab bayi Anda begitu mungil di sini.



Tags: bayi,   bblr,   bayi_mungil,   berat_badan_bayi,   info_bayi,   tips_bayi,   kesehatan_bayi,   timbangan_bayi