Mother&Baby Indonesia
Mengatasi Jetlag pada Anak (1)

Mengatasi Jetlag pada Anak (1)

Jetlag atau gangguan siklus tidur disebabkan oleh perbedaan zona waktu dari yang biasa dialami. Perbedaan zona waktu membuat perjalanan Si Kecil terasa lebih panjang, karena harus melewati pergantian siang ke malam atau malam hingga ke siang hari.

 



Jika efek jetlag tidak segera ditanggulangi, seperti yang dikutip dari situs pediatricabout.com, Si Kecil bisa mengalami gangguan tidur, perubahan kotoran (sembelit atau diare), sakit kepala, mual, berkeringat, gangguan berpikir, dehidrasi, dan lekas marah. Oleh karena itu, perhatikan tips berikut ini untuk menjadi panduan Anda sebelum melakukan perjalanan jauh dan mengurangi efek jetlag Si Kecil:

 

Atur ulang jadwal sebelum memulainya



Jika Anda sekeluarga ingin bepergian ke negara lain dalam waktu cukup lama dan melalui perbedaan zona waktu, Anda bisa melatih Si Kecil untuk mulai menyesuaikan jadwal aktivitasnya dengan waktu di negara tujuan. Lakukan upaya ini minimal 3 hari sebelum keberangkatan. Bila akan bepergian ke arah timur, Anda bisa melatihnya untuk tidur dan bangun pagi lebih awal dari waktu biasanya. Sedangkan bila bepergian ke arah barat, coba latih ia untuk tidur beberapa jam lebih malam dan bangun tidur lebih siang. Selain itu, jauhkan Si Kecil dari aktivitas yang sangat melelahkan sebelum keberangkatan.

 

Bawalah selimut dan mainan

Selimut, mainan, buku bacaan, atau alat-alat favorit lainnya akan membuat Si Kecil merasa lebih nyaman selama perjalanan, maupun setelah sampai di tempat tujuan. Barang favoritnya bisa mengurangi kemungkinan ia menjadi bosan, marah, dan rewel karena harus beradaptasi dengan tempat baru. Selain selimut, jangan lupa untuk memakaikan Si Kecil baju dan celana panjang atau piyama selama melakukan perjalanan malam hari. Hal ini akan membuatnya semakin nyaman dan melindunginya dari kedinginan, terutama jika menggunakan transportasi udara. Tekanan udara di atas lebih rendah daripada di darat pada malam hari.

 

Rasakan kehangatan sinar matahari

Setelah berjam-jam terkurung di dalam mobil, kereta, atau pesawat, setibanya di tempat tujuan, sempatkan waktu untuk mengajak Si Kecil bermain di taman, mengajaknya berenang di pantai atau kolam renang pada pagi hari. Biarkan ia berlari bebas sambil merasakan segarnya angin dan hangatnya sinar matahari. Sinar matahari pagi sangat baik untuk melancarkan aliran darah dan mengembalikan kesegaran tubuh Si Kecil akibat kelelahan. (IMR/Sagar/DC/Dok. M&B UK
 



Tags: bayi,   balita,   anak,   anak_mengalami_jetlag,   liburan_bersama_anak