Mother&Baby Indonesia
Kontroversi Kampanye untuk Ibu Menyusui

Kontroversi Kampanye untuk Ibu Menyusui







Untuk mendukung pemenuhan nutrisi para ibu menyusui, Brazilian Paediatric Society of Rio Grande mengeluarkan kampanye terbarunya, yaitu melawan konsumsi junk food selama menyusui. Berbagai iklan yang diluncurkan pun menggambarkan seorang ibu sedang menyusui bayinya, namun payudaranya digantikan dengan beberapa junk food.

 

Agar pesan yang disampaikan semakin tepat sasaran, mereka pun menambahkan tulisan, “Anak Anda adalah apa saja yang Anda konsumsi. Kebiasan di 1.000 hari kehamilan akan mencegah anak Anda mengalami penyakit-penyakit serius.” Kesimpulannya ialah para ibu yang senang mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gula selama menyusui dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan anak-anak mereka di masa depan.



 

Namun, beberapa ahli menganggap kampanye ini justru akan membuat para ibu takut menyusui bayi mereka, karena merasa ASI yang diproduksi tidak sehat. Diana West dari La Leche League International, organisasi yang aktif mempromosikan pentingnya menyusui, memastikan bahwa seorang bayi bukanlah berasal dari apa yang ibunya konsumsi.

 

“Ini mempromosikan ide bahwa Anda harus memiliki pola makan yang sehat sempurna untuk menyusui. Apabila para ibu merasa ASI mereka tidak baik, mereka pun tidak akan menyusui. Hal tersebut hanya akan membuat mereka khawatir dan merasa bukan ibu yang ‘sempurna’,” ujar Diana.



 

Senada dengan pernyataan Diana, Nicole Bridges dari Australian Breastfeeding Association (ABA), saat diwawancari oleh M&B AU, juga menjelaskan bahwa kampanye ini seolah tidak mendukung ibu untuk menyusui. “ASI adalah makanan sempurna untuk bayi, terlepas dari jenis dan kuantitas makanan yang dimakan ibunya. Ibu tentu saja akan merasa jauh lebih sehat dan berenergi jika mengonsumsi makanan yang bernutrisi. Namun hal tersebut perlu dilakukan semua ibu, entah apakah mereka sedang menyusui atau tidak,” jelas Nicole.

 

ABA secara konsisten menyemangati para wanita agar memiliki pola makan yang seimbang untuk kesehatan dan energi mereka, bukan dampaknya terhadap ASI dan bayi. Bagaimana dengan Anda, Moms? Apakah Anda setuju dengan kampanye ini? (Sagar/DC/Dok. SPRS/M&B AU)



Tags: bayi,   anak,   asi,   menyusui_bayi,   nutrisi