Mother&Baby Indonesia
Bayi Ikut Sumo dan Harus Menangis!

Bayi Ikut Sumo dan Harus Menangis!

Sementara orangtua melakukan berbagai upaya agar bayi mereka tidak menangis, hal itu tidak berlaku di Jepang. Dalam tradisi yang dikenal dengan nama Nakizumo Festival atau 'festival sumo bayi menangis', para orangtua baru berkumpul dan sengaja membuat bayi mereka menangis kencang.

 

Ya, selama 'festival sumo bayi menangis' ini berlangsung, 2 pesumo berdiri berhadapan sambil menggendong bayi. Mereka meneriakkan kata 'Naki', lalu melakukan segala cara untuk membuat bayi-bayi itu menangis, dari membuat suara aneh, menunjukkan ekspresi wajah yang seram, atau menggoyang-goyangkannya.



 

Bayi yang menangis lebih dulu atau yang menangis paling kencang akan memenangkan pertandingan. Meski begitu, ada pula beberapa komunitas yang menerapkan aturan-aturan tertentu untuk mencari pemenangnya. Jika bayi tidak juga menangis dan malah tertawa, bahkan mengantuk, gyoji atau wasit pertandingan akan mengenakan topeng setan untuk membuat mereka menangis.



 

Pertandingan selalu ditutup dengan teriakan, "Banzai raku!", yang berarti panjang umur. Dilansir melalui Daily Mail, inti dari festival yang sudah dilakukan sejak 400 tahun lalu ini didasari oleh sebuah peribahasa Jepang 'Naku ko wa sodatsu', yaitu bayi yang menangis akan tumbuh lebih cepat. Jadi seluruh orangtua di Jepang percaya, tradisi Nakizumo Festival akan membuat anak-anak mereka diberikan kesehatan dan lebih cepat besar. (Sagar/DC/Dok. AFP/Getty Images/Daily Mail UK)



Tags: bayi,   bayi_menangis,   tradisi_jepang,   nakizumo_festival,   bayi_sumo










Cover Mei-Juni-Juli 2020