Mother&Baby Indonesia
Suntik KB Membuat Badan Gemuk?

Suntik KB Membuat Badan Gemuk?

Dijawab oleh: dr. Yusfa Rasyid, SpOG, dari RSIA YPK-Menteng

 

T: Sejak kelahiran anak pertama, saya menggunakan alat kontrasepsi suntik. Namun, efek yang saya rasakan adalah badan terasa pegal dan lelah, siklus haid menjadi jarang (4 bulan sekali baru mendapatkan haid), dan penambahan berat badan meskipun pola makan tidak berbeda dengan sebelum hamil. Apakah benar, kondisi yang saya alami tersebut merupakan dampak dari penggunaan suntik sebagai alat kontrasepsi? Haruskah saya beralih ke alat kontrasepsi lainnya?



 



J: Alat kontrasepsi suntik  mengandung hormon progesteron yang cukup tinggi dan dapat menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan, karena menahan carian di tubuh lebih banyak, menipiskan dinding rahim sehingga haid jarang, sedikit atau tidak teratur, serta menyebabkan perubahan mood seperti yang Anda alami. Sebaiknya, bila Anda mengalami keluhan-keluhan tersebut, gunakan KB suntik 1 bulan sekali selama 1 tahun atau 6 kali suntik bagi yang menggunakan KB suntik 3 bulan sekali. Setelah itu, Anda dapat menggantinya dengan pil KB kombinasi yang mengandung hormon estrogen dan progesteron. Dengan begitu, siklus menstruasi dan perubahan mood dapat pulih kembali. (IMR/Aulia/DC/Dok. M&B)



Tags: ibu,   suntik_kb,   badan_gemuk,  










Cover April 2020