Mother&Baby Indonesia
Migrain saat Hamil Bahayakan Janin?

Migrain saat Hamil Bahayakan Janin?

Dijawab oleh: dr. Yusfa Rasyid, Sp.OG, dari RSIA YPK-Menteng

 

T: Saya sedang mengandung anak pertama dengan usia kehamilan 5 bulan. Saya juga masih aktif bekerja di kantor. Belakangan ini, saya sering mengalami migrain, terutama setelah pulang dari bekerja. Padahal, saya jarang sekali mengalaminya. Apakah ini bisa membahayakan kondisi janin saya? Apakah yang menyebabkan saya sering mengalami migrain saat hamil ?



 

J: Migrain merupakan salah satu gejala saat hamil, jadi Anda tidak perlu khawatir. Hal tersebut disebabkan oleh pengaruh hormon kehamilan yang terjadi akibat perubahan haemodinamik atau sistem aliran pada pembuluh darah. Pada keadaan normal, sebagian besar darah mengalir ke otak. Namun saat hamil, darah yang menuju ke otak akan berkurang akibat terbagi ke rahim. Keluhan-keluhan akibat haemodinamik ini biasa terjadi, seperti migrain, pusing, pingsan, perubahan tekanan darah, kesemutan, dan lainnya. Saat pertama kali Anda datang memeriksakan kehamilan, dokter biasanya akan menganjurkan pemeriksaan darah lengkap, bahkan bila perlu disertai pemeriksaan gangguan pembekuan darah yang dapat menyebabkan migrain. Setelahnya, Anda akan memperoleh resep obat untuk menghilangkan gangguan penyebab migrain dan migrain itu sendiri. (IMR/Aulia/DC/Dok. M&B)



 

BACA JUGA: Asupan Anti Migrain



Tags: migrain_saat_hamil,   migrain_hamil,   ibu_hamil,   kehamilan,  










Cover April 2020