Mother&Baby Indonesia
Tips Merawat Kulit Bayi

Tips Merawat Kulit Bayi

Berbeda dengan kulit manusia dewasa, kulit bayi tipis dan ikatan antar selnya longgar. Hal ini menyebabkan kulit bayi lebih rentan terhadap infeksi, iritasi, dan alergi. Karena struktural kulit bayi yang belum berkembang dan berfungsi optimal, perlu perawatan khusus saat merawatnya.

 

Agar kulit bayi tetap bersih terawat, ini yang harus Moms perhatikan saat merawatnya seperti saran Dr. dr. Rini Sekartini, SpA(K), Konsultan Tumbuh Kembang Anak RSCM, saat jumpa media pertengahan Desember lalu.



 

1. Segera bersihkan kulit bayi dari kotoran yang menempel pada kulit, seperti sisa makanan, air seni, dan tinja dengan air atau tisu basah khusus untuk bayi.
2. Setiap kali bayi buang air besar, bilas anus dan daerah sekitarnya menggunakan air bersih yang mengalir. Kalau pun menggunakan tisu basah, gunakan tisu basah khusus bayi yang tanpa alkohol. Alkohol dikhawatirkan bisa membuat kulit bayi iritasi.
3. Cara membersihkan alat kelamin bayi perempuan dan laki-laki berbeda. Pada bayi perempuan, basuh alat kelaminnya dari bagian depan ke belakang atau ke arah anus dengan menggunakan kapas atau waslap basah. Pada bayi laki-laki, tarik kulupnya perlahan-lahan hingga tampak lubang kencingnya, baru kemudian bersihkan dengan kapas atau waslap basah atau tisu basah.
4. Segera seka dengan air bersih atau tisu basah khusus bayi bila bayi berkeringat, dan keringkan dengan handuk lembut setelahnya.
5. Ganti popok atau baju pada saat yang tepat.



 

Baca: Kebersihan Kulit Bayi Pengaruhi Tumbuh-Kembangnya

(Midya/dok.MBUK)
 



Tags: tips,   kulit_bayi,   merawat










Cover Mei-Juni-Juli 2020