Mother&Baby Indonesia
Rahasia Warna ASI

Rahasia Warna ASI

ASI memiliki beragam warna. Jadi jangan kaget jika saat ibu melakukan proses menyusui menemukan warna ASI yang berbeda dengan warna normal. Secara umum, di awal-awal ASI cenderung berwarna putih bening. Ini disebut dengan foremik, yaitu ASI dengan kandungan lemak yang rendah. Seiring waktu, ASI akan menjadi lebih kental dan berwarna putih karena mulai mengandung lemak tinggi, atau dikenal dengan sebutan hindmilk.

 

Jika Sang Ibu mengonsumsi makanan tertentu, obat-obatan, dan suplemen tambahan, warna ASI dapat berubah menjadi berwarna pink, oranye, merah, cokelat, hijau, bahkan hitam. Warna hijau dipengaruhi oleh sayuran hijau, suplemen, serta obat. Warna hitam biasanya disebabkan oleh konsumsi antibiotik tertentu. Sedangkan ASI berwarna merah, oranye, cokelat, dan pink dipengaruhi oleh warna alami makanan yang dikonsumsi.



 



Tidak hanya pada ASI, bahan-bahan tersebut juga dapat mengubah warna urine Anda dan Si Kecil. Meski begitu, hal ini tidak berbahaya dan Anda bisa tenang. Yang pasti, selama proses menyusui, selalu perhatikan asupan makanan dan minuman Anda. Dan sebelum mengonsumsi obat-obatan, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter. (OCH/Sagar/DT/Dok. M&B)

Untuk mendapatkan lebih banyak informasi seputar ASI dan menyusui, baca Majalah Mother&Baby edisi September 2014 ya, Moms!



Tags: ibu,   asi,   menyusui,   bayi,   urine










Cover Mei-Juni-Juli 2020