Mother&Baby Indonesia
Mengenalkan Si Kecil Tentang Orang Asing di Sekitarnya

Mengenalkan Si Kecil Tentang Orang Asing di Sekitarnya

Semua orangtua pasti memasukkan keamanan anak dalam sebagai prioritas. Semakin besar Si Kecil, dunia kecilnya pun akan bertambah luas yang nantinya akan berada di luar jangkauan pengawasan Anda. Misalnya saat ia berada di child care, playground, atau sedang bermain bersama keluarga. Karenanya, mengajarkan keselamatan pribadi pada Si Kecil sejak dini melalui komunikasi terbuka sangat penting untuk seumur hidupnya.

 



Dilansir melalui Babyzone, anak-anak yang masih kecil belum mengerti konsep mengenai orang asing. Bahkan, faktanya mereka masih kebingungan bila orang yang tidak dikenalnya sangat ramah dan baik pada dirinya. Mereka berpikiran orang asing adalah orang-orang yang menakutkan dan jahat.



 

Pada usia sekitar 2 tahun, Si Kecil hanya mengenali orang-orang dewasa yang selalu bersamanya, yaitu orangtua, para pengasuh, keluarga, dan teman-teman terdekat orangtuanya yang sering berkunjung. Oleh karena itu, ia akan sedikit waspada pada orang-orang yang tidak dekat dengannya. Namun, bagi anak-anak yang bersifat ramah, mereka akan lebih mudah dekat dengan orang yang baru ditemuinya.

 

Jika Anda sudah merencanakan untuk memasukkan Si Kecil ke preschool, Anda dapat mulai mengajaknya bicara tentang mengapa ia tidak boleh pergi bersama orang asing dan bagaimana mengatakan tidak jika ada suatu hal atau ada seseorang yang membuatnya merasa tidak nyaman. Pada usia tersebut, juga sangat penting untuk mengenalkan anak agar peka pada instingnya jika berhadapan dengan situasi yang tidak nyaman. Sampai ia memiliki banyak kosa kata untuk mengekspresikan perasaannya, Anda lah yang perlu menjelaskan kepada orang-orang baru di sekitar Si Kecil interaksi seperti apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan kepadanya, sebagai contoh tidak boleh mecubit pipi Si Kecil atau lain-lain. (Sagar/DT/Dok. M&B)



Tags: anak,   orangtua,   orang_asing