Mother&Baby Indonesia
Bijak Memilih Kain Gendongan

Bijak Memilih Kain Gendongan

Anggapan bayi menjadi 'bau tangan' jika terlalu sering digendong ketika menangis ternyata hanya mitos belaka. Pasalnya, dr. Wiyarni Pambudi, Sp.A, IBLC, menyebutkan bahwa menggendong merupakan hal sederhana yang memiliki efek besar dalam membentuk perilaku dan mental anak saat mereka besar nanti.

 

Saat bayi merasa takut, marah, atau sedih, ia membutuhkan respons emosional dari orangtuanya. Ada beberapa cara untuk menstimulasi munculnya oxytocin, zat anti-stres, dalam otak Si Kecil, salah satunya dengan menggendongnya. Jika bayi tidak segera ditenangkan dan menangis dalam waktu lama, area otaknya yang berfungsi untuk mengatasi situasi penuh tekanan, tidak berkembang maksimal sehingga ia pun dapat mengalami gangguan psikis dan fisik.



 

Ada berbagai cara untuk menggendong bayi. Anda dapat menggendongnya dalam posisi vertikal untuk menghindari sindrom kepala datar pada bayi. Selain itu, gendong bayi dalam posisi duduk untuk membantu perkembangan bentuk panggulnya serta mencegah masalah displasia pangkal paha. Anda juga bisa menggunakan kain gendongan untuk memudahkan saat menggendong Si Kecil. Namun sebelum membeli, ada beberapa yang perlu diperhatikan, yaitu:

 

1. Pastikan tali gendongan bayi cukup erat untuk mendekatkan tubuhnya dengan tubuh Anda. Bila ada bagian yang tidak kencang, Si Kecil dapat merosot dan tidak berada di tempat yang pas sehingga menyulitkannya bernapas. Punggung Anda pun akan terasa kaku akibat tali yang terlalu panjang.

 

2. Anda harus bisa melihat wajah bayi saat menunduk. Bagian tali juga tidak boleh terlalu dekat dengan wajah dan tubuhnya.



 

3. Saat menunduk, Anda bisa mencium kening atau kepalanya. Jadi, posisikan kepalanya dalam jarak yang nyaman dengan dagu Anda.

 

4. Sediakan ruang setidaknya 1 jari di antara tubuh Anda dengan dagunya. Jika bayi dalam posisi meringkuk dan wajahnya terlalu menempel saat berada di kain gendongan, ia akan sulit bernapas.

 

5. Kain gendongan harus dapat menyangga bagian punggungnya dengan baik supaya ia merasa nyaman. Jangan pilih yang terlalu longgar agar ia tidak merosot dari dekapan Anda. (Sagar/DC/Dok. M&B)



Tags: bayi,   kain gendongan,   gendong,   menggendong,   orangtua,   ibu,   stres,   tangis








Cover Maret 2020