Mother&Baby Indonesia
Si Kecil Mulai Berulah di Meja Makan

Si Kecil Mulai Berulah di Meja Makan

Jika dulu Anda lebih suka makan di luar atau memasak menu sederhana saja, ketika memiliki Si Kecil pasti Anda lebih suka menghabiskan waktu mencoba resep-resep makanan bergizi untuknya di dapur. Dengan semangat yang menggebu-gebu, Anda pun membayangkan Si Kecil senang dengan masakan yang dibuat dan makan dengan lahap. Tapi apa jadinya bila saat disajikan tiba-tiba saja Si Kecil menolak dengan keras dan malah mendorong piringnya begitu saja?

 

“Menyiapkan makanan butuh kerja keras dan waktu. Pasti rasanya sedih dan kecewa ketika anak melakukan itu, sehingga bisa memancing respons negatif,“ ujar seorang psikolog anak, Sally-Anne. Bila hal itu sedang terjadi pada Anda, sebaiknya jangan langsung emosi. Sally-Anne menyebutkan tantrum terjadi karena anak belum mengerti cara menjelaskan apa yang ia rasakan. “Anak Anda akan menirukan setiap sikap Anda, termasuk saat sedang menghadapi rasa marah. Jadi apabila Anda membalas tingkahnya dengan membentak dan berteriak, Anda baru saja mengajarkannya perilaku buruk tersebut kepadanya,“ tambah ibu dari 4 anak tersebut.



 



Dilansir melalui M&B AU, untuk menghadapi masalah ini dibutuhkan keterampilan berakting yang baik. Sally-Anne menyarankan Anda untuk berpura-pura tidak melihat tantrumnya dan mengatur napas selama beberapa saat, kemudian mengangkat piring dalam kondisi seolah tidak terjadi apa-apa. Si Kecil masih anak-anak dan ia melakukannya tanpa bermaksud untuk tidak menghargai hasil kerja keras Anda, jadi jangan terlalu dimasukkan ke dalam hati. Ini juga bisa menjadi kesempatan yang baik untuk meminta bantuan pasangan supaya ia mengambil kendali serta meredakan situasi agar Anda tidak stres. (Sagar/Dok. M&B )



Tags: anak,   tantrum,   orangtua,   emosi,