Mother&Baby Indonesia
Serba-serbi Penyakit Herpes Genital

Serba-serbi Penyakit Herpes Genital

Penyakit herpes genital yang masuk ke dalam jenis penyakit sexually transmitted infections (STI) disebabkan oleh herpes simplex virus (HSV). Terdapat 2 tipe herpes simplex virus (HSV) yang menyebabkan penyakit ini, yaitu HSV-1 dan HSV-2. HSV-1 adalah jenis virus yang biasanya mengakibatkan luka lepuh di sekitar mulut dan bisa tersebar di area genital Anda melalui oral seks. Sedangkan HSV-2 merupakan jenis yang paling sering menyebabkan herpes genital dan sangat menular melalui hubungan seks serta kontak kulit ke kulit.

 

Risiko terkena penyakit ini lebih besar terjadi pada wanita karena virus-virus tersebut lebih mudah ditularkan dari laki-laki kepada wanita, daripada dari wanita ke laki-laki. Selain itu, bergonta-ganti pasangan juga memperbesar risiko Anda terinfeksi herpes genital, sebab Anda belum tentu mengetahui apakah orang tersebut bersih dari HSV atau tidak.



 

Dilansir melalui Mayoclinic, ada beberapa masalah yang bisa Anda dapatkan dari penyakit herpes genital, yaitu:

1.Anda dapat lebih mudah terinfeksi sexually transmitted infections (STI) yang lainnya, termasuk virus HIV.



2.Bayi yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi herpes genital dapat terpapar virus saat proses kelahiran. Ini dapat mengakibatkan kerusakan otak, kebutaan, bahkan kematian.

3.Pada beberapa kasus, luka dari penyakit herpes genital menyebabkan permasalahan pada saluran kemih. Bagian uretra dan tabung yang mengalirkan urine keluar akan mengalami peradangan. Pembengkakkan dapat menutup uretra selama beberapa hari sehingga diperlukan kateter untuk menguras kandung kemih penderita.

4.Untuk kasus-kasus yang jarang terjadi, infeksi herpes genital dapat mengakibatkan meningitis.

5.Herpes genital juga bisa menyebabkan peradangan pada bagian lapisan anus, terutama bagi laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. (Sagar/OCH/Dok. M&B)



Tags: herpes,   herpes genital,   sti,   virus,   hsv,   meningitis,   uretra,   kandung kemih,   anus