Mother&Baby Indonesia
Bayi Tak Perlu Sarung Tangan

Bayi Tak Perlu Sarung Tangan

Anda mungkin pernah mendengar pesan orangtua untuk selalu mengenakan sarung tangan pada bayi agar kuku jemari tangannya tidak mencakar dan melukai tubuhnya. Namun, menurut David Geller, klinisi anak asal Massachusetts, Amerika Serikat, sebaiknya orangtua tidak melakukan hal tersebut. “Bayi perlu untuk merasakan dan melakukan eksplorasi dengan jari-jarinya. Ini penting untuk proses perkembangannya,” ungkapnya.

 

Bayi memang masih sulit mengontrol gerakan tangannya. Jadi, wajar bila ia sering tidak sengaja menggaruk atau mencakar tubuhnya sendiri, terutama di bagian wajah, yang bila tidak diawasi dapat melukai bagian mata. Tetapi hal ini sebenarnya jarang terjadi, karena saat tangan bayi mendekati wajah, refleks matanya akan berkedip.



 

Luka akibat garukan biasanya akan sembuh tanpa meninggalkan bekas. Jika luka tersebut terinfeksi dan menimbulkan indikasi khusus, konsultasikan segera kepada dokter untuk penanganan lebih tepat.



 

Dilansir melalui Babycenter, ketimbang Anda 'membungkus' jari-jari Sang Bayi dengan sarung tangan, Geller menyarankan agar orangtua rutin menggunting kuku bayi. Alihkan perhatiannya dengan mainan atau tunggu ia tertidur untuk menggunting kukunya. Lakukan rutinitas ini 2 kali dalam seminggu agar kukunya selalu pendek dan terawat bersih. (Sagar/DMO/Dok. M&B)



Tags: bayi tak perlu sarung tangan,   bila bayi suka menggaruk kulitnya,   tangan bayi sebaiknya tidak menggunak