Mother&Baby Indonesia
Mencegah Risiko Keguguran

Mencegah Risiko Keguguran

Kelahiran buah hati adalah hal yang paling dinantikan setiap pasangan. Karenanya, menjaga kelangsungan hidup janin sejak awal kehamilan menjadi begitu penting. Menurut Dr. dr. Taufik Jamaan, Sp.OG dalam acara talkshow yang digelar hari ini (21/3) di Pacific Healthcare Ind., Plaza Indonesia, Jakarta, para wanita hendaknya selalu peduli untuk menjaga kesehatan di saat kehamilan agar dicapai hasil yang optimal bagi ibu dan bayi, menjalani kehamilan yang aman dan nyaman (safe motherhood), serta menjadi happy parenting. Berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mencegah risiko keguguran.

 

1.  Pahami distribusi konsumsi makanan Anda.  Apa yang Anda makan akan berkontribusi bagi pertumbuhan dan perkembangan janin (40 persen), serta pertumbuhan atau pertambahan berat badan ibu (60 persen).



 

2.  Jangan abaikan zat-zat penting untuk tumbuh-kembang janin. Janin yang terhambat dalam pertumbuhannya sering kali disebabkan karena Sang Ibu tidak memenuhi kebutuhan asupan zat penting, seperti asam folat, kolin, zat besi, kalsium, magnesium, dan vitamin D.

 



3.  Periksa kehamilan secara rutin. Antenatal care merupakan pemeriksaan kehamilan yang tidak boleh Anda lewatkan sesuai anjuran dokter atau bidan. Melalui USG, dapat dideteksi adanya abnormalitas janin, tumor/kista/miom, dan sejenisnya. Selain itu, jalinlah konsultasi dengan dokter atau bidan yang menangani Anda untuk mengetahui lebih dalam tips sehat kehamilan.

 

4.  Perhatikan aktivitas fisik. Hindari latihan fisik atau olahraga berat, seperti bersepeda, mendaki gunung, menyelam, menunggang kuda yang amat berisiko bagi kehamilan Anda. Selain itu, atur rutinitas kegiatan Anda sehari-hari agar Anda tidak mengalami kelelahan fisik berlebih, yang dapat menyebabkan keguguran. (Dian/Dok. M&B)

 



Tags: mencegah risiko keguguran,   keguguran,   kehamilan sehat,   ibu hamil,   wanita,   ibu,   bayi,   janin










Cover Mei-Juni-Juli 2020