Mother&Baby Indonesia
Ajak Anak ke Kebun Binatang

Ajak Anak ke Kebun Binatang

Anak-anak sangat menyukai petualangan, terutama aktivitas yang membuatnya tidak berhenti tercengang. Tempat apa lagi yang dapat memesona Si Kecil selain kebun binatang? Ya, kebun binatang adalah salah satu tempat yang penuh dengan berbagai macam hewan yang bisa membuat perjalanan Si Kecil dan Anda tidak terlupakan.

 

Cindy Wallace, manajer pendidikan di San Diego Wild Animal Park, Amerika Serikat, menyebutkan, selain mengajak Si Kecil melihat beragam hewan yang ada, Anda bisa sekaligus mengajaknya belajar. Tantang ia untuk menebak warna bulu, bunyi suara, atau bentuk setiap hewan.



 

Dilansir melalui Babycenter, sebaiknya pergilah mengunjungi kebun binatang di pagi hari. Udara yang masih sejuk membuat para hewan lebih aktif dan sering bergerak. Sementara di siang hari, hewan cenderung bersembunyi menghindari sinar matahari serta bermalas-malasan. Saat Anda dan Si Kecil sudah sampai di kebun binatang, lakukanlah 6 tip berikut ini.

 

1.  Periksa peta kebun binatang
Sebelum Anda dan Si Kecil menjelajahi kebun binatang, sebaiknya minta peta kebun binatang dan bertanya ke bagian informasi. Kebun binatang sangat luas, Anda tentu tidak mau hanya menghabiskan waktu seharian lantaran tersesat bersama Si Kecil. Cari tahu apakah mereka menyediakan jasa angkutan berkeliling kebun binatang, seberapa jauh hewan-hewan yang ingin dilihat bersama Si Kecil, di mana restoran untuk makan siang, serta letak toilet supaya Anda tidak kewalahan saat Si Kecil ingin buang air kecil atau buang air besar.

 

2.  Tanyakan topik yang sudah disiapkan
Tanyakan kepadanya tentang kesepakatan yang sudah Anda buat dengannya saat di rumah, misalnya warna bulu burung flamingo. Lambat-laun, ia pun akan asyik mencari tahu sendiri lalu mengoceh panjang-lebar kepada Anda tentang apa saja yang ia lihat pada setiap hewan.

 



3.  Jangan lupa istirahat
Di kebun binatang, selalu ada banyak tempat duduk di sekitar kandang. Terlalu bersemangat untuk melihat semua hewan yang ada akan membuat Anda lupa kalau fisik Si Kecil tidak sekuat Anda. Ajak ia duduk sebentar dan berikan ia minum sambil tetap mengajaknya bicara tentang hewan-hewan yang sudah dilihatnya. Sekitar 3-4 jam perjalanan tur di kebun binatang cukup menguras tenaga Si Kecil. Jadi, sebaiknya Anda pun perlu membatasi kapan saatnya menyelesaikan petualangan Anda bersama Si Kecil.

 

4.  Cari tahu hewan yang bisa disentuh
Menepuk-nepuk tubuh anak gajah pasti akan membuat Si Kecil lebih bersemangat ketimbang melihat beruang dari kejauhan. Biasanya, kebun binatang menyediakan lokasi untuk berinteraksi dengan hewan-hewan tertentu. Jika Si Kecil terlihat ingin mendekati hewan itu dan ingin menyentuhnya, biarkan ia melakukan itu. Jangan memaksanya untuk menyentuh binatang, karena itu hanya membuatnya merasa ketakutan. Setelah itu, langsung bersihkan tangan Si Kecil dengan hand sanitizer.

 

5.  Perhatikan hewan favoritnya
Mungkin Anda ingin memperkenalkan Si Kecil pada banyak hewan. Meski begitu, biarkan ia berada lebih lama di kandang hewan yang menarik perhatiannya. Tujuan perjalanan ini kan untuk membuatnya merasa senang.

 

6.  Lawan ketakutan
Anda pasti memiliki ketakutan terhadap hewan-hewan tertentu. Usahakan untuk tidak menunjukkan ketakutan itu di depan Si Kecil agar ia pun tidak merasakan ketakutan. Selain itu, bila ia memiliki ketakutan terhadap hewan tertentu, tugas Anda lah untuk mengenalkan kelebihan dari hewan tersebut supaya ketakutannya sedikit berkurang. Tetapi, sebelum Anda mengunjungi kandang hewan yang ditakutinya, beri tahu terlebih dahulu dan tanyakan keinginannya, apakah ia tidak mau ke sana atau mau melihat hanya dari kejauhan saja. (Sagar/DMO/Dok. M&B)



Tags: ajak anak ke kebun binatang,   rekreasi,   kebun binatang,   pergi ke kebun binatang bersama anak,   petuala