Mother&Baby Indonesia
Bahaya Asap Rokok pada Ibu Hamil

Bahaya Asap Rokok pada Ibu Hamil

Rokok tidak hanya mengancam kesehatan orang-orang yang mengisapnya, tetapi juga orang-orang yang berada di sekitar para perokok aktif. Ya, ironisnya orang-orang yang tepapar asap rokok, atau perokok pasif biasanya dapat terkena dampak buruk yang lebih besar dibanding perokok aktif, tak terkecuali pada ibu hamil.

 

Menurut Dr. Sita Andarini Sp.P(K), PhD, dari Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FKUI, nikotin pada asap rokok yang terpapar ibu hamil bisa ikut terpapar pada janin yang ada di dalam kandungan. Selain itu, ibu yang banyak terpapar asap rokok juga lebih berisiko memiliki bayi dengan berat badan lahir lebih rendah, serta melahirkan bayi pendek dan prematur.



 

“Walau hanya perokok pasif, dampak yang dirasakan ibu hamil sangat berbahaya. Paparan nikotin bisa masuk ke dalam darah ibu, dan melalui tali pusat terpapar oleh janin yang dapat meracuni bayi,” ungkap Dr. Sita dalam temu media beberapa waktu lalu.

 

Selain itu, ibu hamil yang sering terpapar asap rokok juga berisiko mengalami peradangan yang lebih tinggi, dan melahirkan bayi yang memiliki sistem imun rendah. Tidak menutup kemungkinan juga terjadinya kecacatan pada sang bayi.



 

Perokok pasif memang lebih cepat berisiko terkena dampak gangguan paru dan kesehatan lainnya, termasuk kanker paru. Untuk itu, pencegahan perlu dilakukan dengan beberapa cara, seperti hidup sehat, makan makanan yang bergizi, tidur yang cukup, hindari stres dan rokok, serta rutin berolahraga. 

 

“Makanan segar dapat mencegah terjadinya kanker, termasuk kanker paru. Konsumsi buah atau jus buah segar juga sangat bagus, terutama vitamin A dan C, seperti wortel dengan apel hijau,” ungkap Dr. Arifin Nawas, Sp.P(K), MARS, Ketua Perhimpunan Dokter Paru, dalam acara yang sama beberapa waktu lalu. (Aulia/DT/dok.freedigitalphotos)



Tags: kehamilan,   rokok,   kesehatan,   ibu_hamil,  










Cover April 2020