Mother&Baby Indonesia
Mengucapkan Tiga Kata Ajaib

Mengucapkan Tiga Kata Ajaib

Tanya

“Bagaimanakah cara mengajarkan Si Kecil untuk mengucapkan kata “maaf”, “tolong”, dan “terima kasih” dengan tepat? Saya ingin ia bisa menjadi anak yang memiliki sopan santun di lingkungannya kelak.”

(Rismara Arumdhari, 30, ibu dari Daphne Marpesha, 1 tahun 2 bulan)



 

Jawab

Ajarkan Berulang
“Mengajarkan 3 kata ajaib kepada Si Kecil memang harus sabar dan berulang-ulang, tidak bisa hanya sekali saja. Sebagai ibu, kita harus memberikan contoh supaya ia mengerti. Misalnya, saat ia dihadiahi mainan atau makanan kesukaannya, kita sampaikan perlahan kepadanya untuk ucapkan "terima kasih", begitu juga dengan kata "maaf" maupun "tolong". Ia pun akan tahu menempatkan kata-kata mana yang harus ia ucapkan sejak dini.”
(Noor Fajriyah, 29, ibu dari Noorfachri H. Ilham, 2 tahun 9 bulan)

 

Contoh dari Orangtua
"Untuk mengajarkan 3 kata ajaib itu memang harus dimulai dari diri orangtua dan lingkungan rumah. Kita juga harus melatih mereka, misalnya, jika melakukan kesalahan Si Kecil harus bilang “maaf”. Jika ingin diambilkan sesuatu, ya harus minta “tolong” dan jika diberi sesuatu, harus mengucapkan “terima kasih”. Intinya, dukungan dari orang tua dan kebiasaan dari keluarga itu sendiri."
(Rika Oktavianti, 22, ibu dari NabeeL Parvez Rizaqi, 2 tahun 9 bulan)

 



Melihat dan Mendengar
"Mengajarkan 3 kata ajaib  tidak perlu dengan teori, tetapi cukup sebagai tugas seorang ibu, dilakukan sesuai konteks. Baik ketika berkomunikasi dengan Si Kecil, maupun dengan orang lain. Dengan terbiasa melihat serta mendengar saya mengucapkan kata-kata ajaib tersebut, secara otomatis saya mengajarkan bentuk konkret dari ketiga kata ajaib tersebut. Terbukti, anak saya dapat dengan tepat menerapkan kata ajaib dalam kesehariannya."
(Indra Dewi Rosari, 26, ibu dari Nata, 3 tahun 5 bulan dan Nara, 7 bulan)

 

Sejak dalam Kandungan
"Cara saya mengajarkan 3 kata ajaib kepada Si Kecil adalah dengan membiasakan diri untuk mengucapkannya sejak Si Kecil masih di dalam kandungan. Ketika ia sudah lahir dan mulai belajar berbicara, saya pun rutin mengucapkan kata-kata tersebut sesuai momennya. Misalnya, saat Si Kecil  berbuat salah secara sengaja maupun tidak, saya selalu memintanya untuk mengucapkan “maaf”, begitu pula untuk kata “tolong” dan “terima kasih”."
(Heidy, 28, sedang hamil 8 bulan dan ibu dari Darell Imanuel, 1 tahun 11 bulan)

 

Berinteraksi Langsung
"Sejak Refa masih bayi, saya sudah mengajarkanya untuk mengucapkan kata “maaf”. Jika saya berbuat salah, saya tidak segan untuk mengucapkan itu kepadanya. Setelah ia bisa berinteraksi, perlahan-lahan saya ajarkan berterima kasih dan mengucapkan kata “tolong”. Di usia 1,5 tahun, Refa sudah bisa berterima kasih. Saya, suami, dan kakek-neneknya selalu mengucapkan kata “tolong” jika meminta sesuatu dan Refa pun mengikutinya. Mengajari dengan contoh langsung memang lebih berkesan di hati anak-anak.".
(Henny Puspitasari, ibu dari Rafeyfa Chayara Alima, 5 tahun 4 bulan)

 

(Siksta/Aulia/DT/dok.M&B)



Tags: balita,   tips,  










Cover April 2020