Home - Kehamilan & Persalinan - Persalinan / 17 Januari 2014 / Redaksi

Merawat Tubuh Usai Melahirkan

Masalah kulit yang sering dihadapi ibu baru setelah kelahiran Si Kecil memang beragam. Jika setelah 3 bulan pertama kelahiran, masalah tersebut tetap menetap, biasanya Sang Ibu pun menjadi gelisah. Menurut dr. Indira Parwitasari Tranggono Urip, MBA, kekhawatiran para ibu ini wajar dan perlu tindakan perawatan dari ahlinya. "Perubahan kondisi kulit yang terjadi selama kehamilan ada yang berangsur-angsur hilang, membekas, menetap, ataupun berubah warna," ujarnya dalam acara lunch talk M&B "New Mom Beauty" yang digelar hari ini (17/1) di Grand House of Ristra, Jakarta.

 

Menurutnya, cantik setelah melahirkan bisa diwujudkan dengan berkonsultasi kepada ahlinya, melakukan perawatan khusus, dan mencukupi kebutuhan gizi. "Cara-cara instan yang tidak sehat atau pemakaian produk yang berespons cepat tanpa memperhatikan komposisi bahannya, tentu berbahaya," lanjut dr. Indira.



 

Berikut beberapa jenis perawatan tubuh yang dapat Anda lakukan untuk tetap cantik setelah melahirkan:

1.  Post partum depression & tirednessRasa lelah berkepanjangan yang berujung pada depresi dapat terjadi pada ibu setelah melahirkan. Agar terhindar dari masalah yang satu ini, Anda dapat mencoba perawatan tubuh dan spa aromatherapy.

2.  Post partum hairloss.  Kerontokan rambut yang terjadi semasa kehamilan dapat berlangsung hingga masa persalinan. Biasanya, kerontokan rambut akan berangsur-angsur membaik setelah 6-12 bulan pasca-kelahiran. Anda pun dapat melakukan konsultasi seputar permasalahan rambut, serta mencoba perawatan hair mesotherapy dan hair spa aromatherapy.



3.  Post partum acne.  Seperti halnya masalah rambut yang rontok, Anda pun mungkin masih menjumpai noda jerawat menempel di wajah dan punggung selepas kehamilan. Lakukan konsultasi kulit dan rutin merawat area wajah dan punggung dengan produk yang telah teruji klinis.

4.  Perawatan melasma.  Vlek berwarna cokelat kehitaman ini dapat ditangani dengan rutin melakukan microdermabrasi untuk mengangkat sel-sel kulit mati, mesotherapy, ataupun aplikasi produk perawatan kulit seperti whitening yang aman.

5.  Perawatan kulit kering.  Dengan tindakan microdermabrasi, sel-sel kulit mati yang membuat kulit Anda tampak kusam dan kering pun dapat diangkat dan digantikan dengan sel-sel kulit baru. Untuk mengencangkannya, lakukan perawatan radiofrekuensi (RF), juga mesotherapy brightening.

6.  Anti-stretchmarks.  Cara terbaik untuk mengeliminasi atau mengurangi risiko guratan-guratan ini adalah dengan menggunakan krim anti-stretchmarks sejak masa awal kehamilan. Faktanya, krim khusus ini efektif untuk menyembuhkan jaringan kulit yang sudah telanjur robek, meremajakan sel-sel kulit, serta melembapkan kulit agar tidak mudah robek jika meregang. Selain aplikasi krim, penyempurnaannya bisa diperoleh dengan melakukan perawatan tubuh, microdermabrasi, dan mesotherapy.

7.  Post partum overweight.  Untuk membuang sisa-sisa lemak, berkonsultasilah kepada ahli gizi untuk mengatur menu nutrisi Anda, selain melakukan perawatan mesotherapy body shaping, serta RF untuk mengencangkan dan membuat tubuh Anda lebih segar. (Dian/Dok. M&B)

 

 


RELATED ARTICLE

Tetap Cantik Setelah Melahirkan

5 Mitos & Fakta Laktasi

Manfaat IMD bagi Ibu dan Bayi

OTHER ARTICLES

Benarkah Obstetric Cholestasis Jadi Penyebab Prematur?

Waspada Hepatitis A pada Anak! Ketahui 10 Fakta Ini

Cara Tepat Mencapai Tujuan Keuangan Keluarga Anda

Ini Tanda-Tanda Bayi Kelelahan dan Cara Mengatasinya

Tips Berpuasa untuk Anda yang Menderita Asam Lambung