Mother&Baby Indonesia
Deteksi Kesuburan Wanita

Deteksi Kesuburan Wanita

Anda sedang merencanakan kehamilan, namun ragu akan kondisi kesehatan organ reproduksi Anda? Jika ya, cobalah mendeteksi kesuburan diri Anda sendiri dengan beberapa cara sederhana berikut ini.


1.  Siklus ovulasi dan menstruasi teratur
Masa ovulasi adalah waktu terbaik untuk mendapatkan kehamilan. Bila  Anda tahu tanggal menstruasi Anda dan memiliki siklus normal setiap bulannya, maka itu pertanda pertama bahwa Anda tidak punya masalah pada organ reproduksi. Kebanyakan wanita berovulasi selama 14 hari (dalam siklus 28 hari) sebelum periode berikutnya.


2.  Berat badan ideal
Para pakar setuju bahwa indeks massa tubuh (IMT) atau berat badan ideal dengan tinggi badan, merupakan salah satu cara mendapatkan kesuburan. Berat badan yang terlalu kurus atau gemuk dapat  menjadi masalah jika Anda ingin hamil..




3.  Tidak memiliki gangguan reproduksi
Wanita yang bebas dari masalah, seperti fibroid, endometriosis, atau miom, tidak akan menghadapi kesulitan jika ingin hamil. Fibroid adalah tumor jinak di dalam rahim yang disertai nyeri haid berlebihan.




4.  Bebas dari penyakit menular seksual
Penyakit menular seksual, seperti gonorrhea, sifilis, klamidia, dan herpes dapat membuat proses ovulasi dan pembuahan terganggu. Anda harus melakukan tes untuk mengetahui apakah Anda menderita penyakit seksual atau tidak.


5.  Bebas rokok dan alkohol
Merokok dan kerap mengonsumsi minuman keras dapat membuat wanita dan pria menjadi tidak subur. Rokok dan alkohol dapat mengganggu metabolisme tubuh dan berdampak pada siklus ovulasi serta merusak sel telur. (Gita/DMO/Dok. Freedigitalphotos)



Tags: kesuburan,   fertilitas,   penyakit menular seksual,   rokok,   alkohol,   endometriosis,   menstruasi,   deteksi