Home - Bayi - Berita Tentang Bayi / 24 September 2013 / Redaksi

Jika Kepala Si Kecil Peyang

Kepala bayi yang simetris umumnya dibentuk saat melewati jalan lahir. Namun, sebagian bayi seringkali mengalami perubahan bentuk kepala setelah lahir, yang umumnya disebut peyang. Perubahan bentuk kepala ini biasanya terjadi akibat hasil tekanan pada bagian belakang kepala, saat bayi terlalu lama tidur pada suatu posisi.

 

Jika diperhatikan, bayi yang baru lahir memiliki bagian kepala lunak yang disebut fontanel atau ubun-ubun. Pada usia 6-20 bulan, ubun-ubun ini akan mengeras secara alami. Ubun-ubun yang lunak itu juga berfungsi untuk memberi ruang bagi pertumbuhan otak bayi,  serta berguna saat bayi melewati jalan lahir yang sempit. Karena ubun-ubun yang masih lunak itulah, kepala bayi mudah berubah bentuk.



 

Sebelum ubun-ubunnya mengeras, kondisi peyang itu masih bisa  diperbaiki, yaitu  dengan mengubah posisi tidur bayi Anda. Jangan terlalu lama menyamping ke kanan atau ke kiri, tetapi bergantian arah.



 

Anda pun bisa membuat bayi Anda berubah posisi secara spontan dengan menyalakan musik atau mainan yang berbunyi di berbagai sisinya, sehingga ia secara refleks lebih sering menggerakkan  kepalanya ke arah yang Anda inginkan. (Aulia/OCH/courtesy foto: Daily Mail)

 

 


RELATED ARTICLE

Bayi di Bawah 6 Bulan Bolehkah Minum Air?

Seorang Ibu Melindungi Bayi dengan Helm

Perhatikan Pemakaian Car Seat

OTHER ARTICLES

Belanja Seru dan Berburu Ilmu di M&B Fair 2019 Makassar

Berbagi Ilmu dan Keceriaan di Mother&Baby Fair Makassar

Momo Market " Future Culture"

Awas, TBC Bisa Mengancam Balita Anda, Moms!

4 Hal yang Ganggu Rutinitas Bayi dan Cara Mengatasinya