Mother&Baby Indonesia
Satu dari Bayi Kembar Lima Meninggal Dunia

Satu dari Bayi Kembar Lima Meninggal Dunia

Melahirkan bayi kembar tentu merupakan anugerah yang luar biasa. Ibarat mendapat bonus, buy one get one. Namun, bagaimana bila yang dilahirkan bayi kembar 5? Enita Fentrikana, 31, berhasil melahirkan bayi prematur kembar 5 di RSAB Harapan Kita, Jakarta pada Selasa pagi (20/08) lalu.

 

Bayi kembar yang terdiri dari 4 laki-laki dan 1 perempuan itu lahir secara Caesar, dengan berat badan masing-masing 300-400 gram. Kelima bayi prematur ini lahir di usia kehamilan 24 minggu. Namun pada selasa malam, 1 dari 5 bayi tersebut dikabarkan meninggal karena kondisinya sangat lemah. Bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dan diberi nama Muhammad al Hafidz. Ia dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan siang (21/08) tadi.



 

Sang Ayah, Bagus, 37, berharap keempat bayinya yang lain dapat bertahan hidup. Saat ini, keempat bayi tersebut masih menjalani perawatan di ruang inkubator. Pihak rumah sakit belum mau memberikan pernyataan resmi perihal penyebab meninggalnya 1 dari 5 bayi kembar ini. Menurut Dr. Didi Danukusumo, Direktur Medis dan Keperawatan RSAB Harapan kita, tim dokter masih fokus pada upaya untuk menangani keempat bayi lainnya.



 

“Satu anak sudah meninggal, sementara kondisi bayi yang lain masih sangat lemah. Saya belum bisa menjelaskan apa-apa hari ini. Soal medis, bisa ditanyakan langsung ke dokter yang menangani bayinya nanti,” jelas dr. Didi saat dihubungi M&B melalui telepon. (Aulia/doc.M&B)



Tags: 5 bayi kembar,   ibu melahirkan 5 bayi kembar,   1 bayi meninggal








Cover Maret 2020