Mother&Baby Indonesia
Bayi Takut Perpisahan

Bayi Takut Perpisahan

Tahukah Anda, sejak usia 6-7 bulan, bayi mulai mampu menunjukkan respons terhadap kondisi perpisahan? Umumnya, takut akan perpisahan ini muncul saat Anda, pasangan Anda, atau orang  terdekatnya akan pergi meninggalkannya. Kondisi ini akan mencapai puncaknya saat bayi memasuki usia 12 bulan. Ada 3 cara untuk menolong bayi Anda menghadapi masalah ini.

1.Anda perlu meminimalkan kondisi ini. Sebisa mungkin ajak Si Kecil bersama Anda bila ia takut akan perpisahan. Sebaiknya, Anda tunggu sampai ia lebih besar dan melewati masa ini.

 



2.Kalau memang terpaksa harus meninggalkan bayi, misalnya karena Anda harus  kembali bekerja, tinggalkan ia bersama orang-orang yang sudah dikenal, seperti kakek, nenek, tante, atau anggota keluarga lainnya. Mungkin bayi Anda masih tetap protes, tetapi ia akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan kepergian Anda bila ia mengenal wajah-wajah lain di sekitarnya.



 

3.Bila Anda harus meninggalkan Si Kecil bersama orang baru yang belum dikenalnya, beri ia kesempatan untuk mengenal orang tersebut sementara Anda masih di sana bersamanya. Setelah ia mulai terlihat nyaman dengan orang tersebut, Anda bisa mulai meninggalkannya. (Aulia/OCH/doc.M&B)



Tags: bayi takut perpisahan,   separate anxienty,   bayi tak mau berpisah