Mother&Baby Indonesia
Pakaian Ketat Perlu Dihindari

Pakaian Ketat Perlu Dihindari

Pakaian bayi yang terlalu ketat seringkali menyebabkan bekas pada kulit bayi. Bahkan, terkadang menyebabkan lecet yang menimbulkan rasa sakit. Hal ini tentu perlu diperhatikan oleh orangtua saat memilih pakaian.

 

Meskipun tanda tersebut biasanya akan memudar dengan sendirinya, ada beberapa bayi yang dapat menderita kasus yang lebih permanen, seperti hiper-pigmentasi. Untuk mengatasinya, Anda dapat menambahkan pelembap khusus kulit bayi dan melindungi bekas lecet dari sengatan matahari.



 

Menurut sumber BBC, kaus kaki yang ketat memang dapat menimbulkan bekas luka pada kaki bayi. Kondisi ini disebut dengan Band Sock-line, yaitu tanda kemerahan di sekitar pergelangan kaki atau area kaki lainnya selama lebih dari satu minggu.

 



Dokter Colin Holden dari British Association of Dermatologists mengatakan, "Bekas garis-garis ini umumnya tidak berbahaya. Namun, mungkin akan bermanfaat bagi para peneliti untuk mengaitkan kondisi ini dengan gangguan kulit."

 

Hal ini seharusnya juga menjadi pertimbangan bagi produsen pakaian bayi untuk membuat ukuran yang sesuai dan membatasi penggunaan karet ketat dengan bahan yang lebih elastis. Menggunakan kaus kaki dengan bahan rajut juga bisa menjadi solusi yang baik untuk bayi Anda. Anda pun harus selektif memilih pakaian bayi sesuai dengan ukuran. Orangtua juga disarankan untuk memilih kaus kaki bayi yang tepat, usahakan terdapat banyak ruang antara kaki dan kaus kaki bayi. (Aulia/doc.M&B)



Tags: pakaian bayi,   bahaya pakaian ketat bayi,   gangguan kulit








Cover Maret 2020