Mother&Baby Indonesia
Mengajarkan Si Kecil Bersosialisasi

Mengajarkan Si Kecil Bersosialisasi

Sejak usia 2 tahun, Si Kecil sudah bisa belajar bersosialisasi dengan teman sebayanya. Ia juga mulai meniru dan melakukan permainan bersama teman-temannya. Si Kecil pun akan mempraktekkan beberapa hal di hadapan temannya, seperti marah, tertawa, menangis, bahkan menjahili teman-temannya. Hal itu dilakukan untuk melihat reaksi dari teman bermainnya. Selain itu, ia juga akan belajar bernegosiasi untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Beberapa hal berikut ini pun bisa Anda lakukan untuk membantu Si Kecil bersosialisasi.

 

1. Undang Teman Sebaya
Ajak teman sebaya Si Kecil untuk bermain bersama di rumah. Namun jangan terlalu banyak, agar proses belajar bersosialisasinya tidak kacau. Pilihlah 1 atau 2 teman terdekatnya, yang Anda kenal baik orangtuanya. Amati saat Si Kecil dan teman-temannya berinteraksi, karena bagaimana pun mereka masih perlu pengawasan orang dewasa.



 

2.Jangan Memaksa
Jika interaksi Si Kecil dan temannya sangat minim, bahkan cenderung bermain sendiri-sendiri, Anda tidak perlu memaksanya. Itu tandanya ia sudah memiliki keinginan untuk memilih, termasuk memilih teman sepermainan yang cocok dengannya. Anda dapat mencobanya lagi dengan anak yang berbeda di lain waktu.



 

3. Terapkan Aturan
Ada kalanya Si Kecil dan temannya berselisih saat bermain, karena saling berebut mainan. Itu sebabnya, Anda perlu membuat aturan bermain bagi mereka. Misalnya, saat main dokter-dokteran, minta Si Kecil bergantian dengan temannya untuk menjadi dokter dan pasien. (Aulia/DC/dok.M&B)



Tags: ajak anak bersosialisasi,   kemampuan anak bersosialisasi










Cover April 2020