Mother&Baby Indonesia
Sifat Pemalu Dipengaruhi oleh Keturunan

Sifat Pemalu Dipengaruhi oleh Keturunan

Pada usia 6 bulan, Si Kecil biasanya mulai merasa tidak nyaman saat bertemu orang baru. Ia pun terkadang menangis jika Anda meninggalkannya. Hal itu sebenarnya wajar, namun jika masih berlangsung hingga usianya balita, Anda harus segera mencari penyebabnya. Sebab, mungkin saja Si Kecil tumbuh menjadi anak pemalu. Menurut Dirk Flower, psikolog anak, ada 3 penyebab munculnya sifat pemalu dan yang pertama adalah faktor genetika.

 

“Sifat pemalu bisa menurun dari orangtua dan akan membuat seorang anak cenderung lebih sensitif bila berada di tempat ramai. Logikanya seperti ini, ibu yang pemalu tidak akan nyaman berada di tempat ramai, hingga ia jarang mengajak anaknya ke tempat serupa. Sang Ibu pun tidak akan mengajak anaknya bermain di playground, karena ia tidak percaya diri jika harus bertemu dengan ibu dan anak lainnya. Kondisi inilah yang akhirnya membuat seorang anak jadi sangat peduli dengan apa yang terjadi di sekitarnya dan tumbuh sebagai pemalu,” ungkap Dirk.



 



Situasi tersebut tentu akan berdampak pada perkembangan Si Kecil. Ia akan merasa canggung ketika dihadapkan dengan orang banyak, sebab rasa percaya dirinya seakan diuji dan hal kecil saja, bisa memicu rasa malu dalam dirinya. Meskipun dipengaruhi oleh faktor keturunan, sifat pemalu ini bisa diatasi dengan beberapa cara. Dirk juga mengungkapkan jika diatasi sejak dini, seorang anak pemalu akan berubah menjadi lebih percaya diri dalam menjalani kehidupannya. (Aulia/DC/dok. M&B)



Tags: penyebab munculnya sifat pemalu,   kenapa anak bisa pemalu,   pemalu merupakan faktor keturunan








Cover Maret 2020